CS SINARMAS SEKURITAS
(021) 5050 7000

/Garuda Indonesia Operasikan 14 Pesawat Layani Haji

13-JUL-18
IMQ, Jakarta -PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan kick off atas kesiapan operasional penerbangan Haji 2018/1439H yang akan mulai beroperasi pada 17 Juli 2018.

"Pelaksanaan layanan penerbangan haji ini merupakan salah satu momen penting bagi Garuda Indonesia Group, berkaitan dengan kepercayaan yang diberikan pemerintah," ujar Direktur Utama Pahala N. Masyuri, melalui pernyataan resmi pada Jumat (13/7).

Garuda akan menyediakan 14 pesawat berbadan lebar untuk operasional penerbangan haji, 10 di antaranya adalah pesawat milik Garuda, terdiri dari lima pesawat Boeing 777-300 ER dan lima pesawat Airbus A330-300.

Menurut dia, jumlah calon jemaah haji yang akan dilayani Garuda Indonesia sebanyak 107.959 jemaah. Rinciannya adalah 278 kelompok terbang (kloter) dan akan berangkat menuju Jeddah dan Madinah, serta sembilan embarkasi, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Balikpapan, Makassar, Lombok, dan Banjarmasin.

Menurut dia, seluruh unsur di Garuda Indonesia Group telah bekerja secara intensif untuk melakukan berbagai persiapan dan koordinasi agar operasional penerbangan haji dapat terlaksana dengan baik.

"Kami terus melakukan koordinasi intensif dalam memastikan pesawat-pesawat bagi penerbangan haji tahun ini dalam kondisi terbaik dan laik terbang, serta memaksimalkan kesiapan personel di embarkasi dan destinasi tujuan. Ada 540 awak kabin yang akan bertugas dalam penerbangan haji tahun ini," paparnya.

Garuda Indonesia optimistis dapat memberikan kinerja terbaik dalam operasional penerbangan haji tahun ini, dengan mengedepankan aspek keselamatan, tingkat ketepatan waktu (OTP), serta pelayanan maksimal.

"Tahun lalu, OTP penerbangan haji Garuda Indonesia mencapai 98,20% pada Fase I (pemberangkatan) dan 96,00% pada Fase II (pemulangan), yang hingga 2017 lalu merupakan pencapaian OTP terbaik sepanjang sejarah penerbangan haji Indonesia," ujarnya.

Back