CS SINARMAS SEKURITAS
(021) 5050 7000

/LANGGENG MAKMUR OPTIMIS TAHUN INI PENJUALAN NAIK 15 PERSEN

26-JUN-19
76071023

IQPlus, (26/05) - Meskipun kondisi pasar masih lesu, namun PT Langgeng Makmur Industry Tbk (LMPI) tetap optimis tahun ini akan mampu meningkatkan penjualan minimal 15 persen dari tahun lalu. Selain memacu market lokal, emiten yang ada di Sidoarjo Jatim ini juga akan meningkatkan ekspornya.

Kosasih, Direktur Perseroan mengatakan, saat ini kondisi pasar peralatan rumah tangga masih bagus. Namun persaingan cukup ketat akibat fultuasi harga minyak mentah dunia dan kurs dolar AS.

"Tapi kami optimis tahun ini target growth 15 persen akan tercapai," kata Kosasih kemarin usai RUPS dan RUPSLB Selasa (25/06) di Santika Hotel Surabaya.

Dijelaskan, tahun lalu perseroan berhasil melakukan penjualan sebesar Rp 453 miliar atau naik 11 persen dari tahun 2017 yang senilai Rp 411 miliar. Dari jumlah tersebut penjualan pasar domestic memebrikan kontribusi sebesar Rp 450 miliar.

"Pasar domestik naik 11 persen Karena tahun lalu penjualan dari pasar domestic kami masih Rp 404 miliar,. tambahnya.

Dia mengaku, masing-masing divisi memberikan kontribusi cukup bagus. Misalnya, divisi pipa, fitting dan profil meraih penjualan Rp 159 miliar naik 24 persen dari tahun 2017. Sedangkan divisi peralatan rumah tangga dari bahan aluminium dan plastik mencatat penjualan Rp 287 miliar.

Tahun ini pihaknya mematok pertumbuhan penjualan 15 persen dari tahun lalu. Hingga 31 Maret 2019, perseroan telah mencatat penjualan Rp 107 miliar. Dia yakin target akan tercapai pada akhir tahun.

Dia mengaku akan terus melakukan efisiensi pada semua lini. Selain itu juga melakukan diversifikasi dan inovasi produk sehingga kedepan produk perseroan akan tetap bisa bersaing dengan competitor yang semakin banyak dipasaran.

"Kami akan terus meningkatkan produk PVC dan PE karena peluangnya cukup besar. Banyak proyek infrastruktur baik dari pemerintah maupun swasta yang terus dikerjakan," ujar Kosasih.

Soal ekspor, dia mengaku hingga saat ini masih kecll kontribusinya. Bahkan tahun lalu ekspornya turun 23 persen dari Rp 7,3 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 5.5 miliar. Tujuan ekspornya adalah Negara-negar di Timur Tengah, Asia, Afrika dan Eropa.

"Tahun ini ekspor juga akan kami tingkatkan karena peluangnya masih cukup besar," tandas Kosasih. (end/ahd)

Back