IDX News
10 Maret 2010 14:30:8LABA BANK UOB BUANA NAIK 33,45 PERSEN
IQPlus(10/3) - PT Bank UOB Buana (UOB Buana) pada 2009 berhasil mencatat Laba Sebelum Pajak senilai Rp623,19 miliar atau meningkat 33,45 persen dibandingkan perolehan 2008. Pertumbuhan tersebut terutama mendapat kontribusi dari pendapatan bunga bank yang meningkat 23,13% menjadi Rp2.524,46 miliar pada 2009 dibanding pendapatan bunga pada 2008 sebesar Rp2.050,22 miliar, kata Direktur UOB Buana Safrullah Hadi Saleh, di Jakarta, Rabu. Menurut Safrullah, peningkatan tersebut seiring dengan pertumbuhan portofolio kredit UOB Buana dan penyesuaian tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang direspon bank dengan melakukan penyesuaian suku bunga simpanan dan pinjaman. Selain itu, bank juga mencatat peningkatan pendapatan operasional lainnya yang antara lain berasal dari peningkatan "fee based income" (pendapatan di luar bunga) dan kenaikan nilai surat berharga. Seiringdengan membaiknya kondisi perekonomian dan pasar keuangan global, UOB Buana mencatat pertumbuhan kredit Rp888,83 miliar atau sebesar 5,95 persen (yoy), sehingga pada 31 Desember 2009 total kredit tercatat Rp15,83 triliun. Kredit komersial masih mendominasi portofolio kredit UOB Buana yakni sebesar 78,10 persen,tambahnya. Selain tetap fokus pada Kredit Komersial khususnya sektor UKM, UOB Buana juga terus mengembangkan Kredit Konsumernya. Hal ini antara lain dibuktikan dengan keberhasilan kartu kredit UOB yang telah menjadi salah satu "player maker" di industri kartu kredit Indonesia. Kredit Pemilikan Rumah UOBBuana juga gencar melaksanakan program-progam khusus yang menarik. Untuk rasio LDR (loan deposit ratio)UOB Buana tercatat sebesar 93,92 persen. Meski peningkatan kredit cukup signifikan, namun perseroan selalu menegakkan prinsip kehati-hatian dalammenyalurkan kredit serta manajemen yang baik terhadap kredit bermasalah. Per 31 Desember 2009 Bank mencatat rasio kredit bermasalah bersih (NPL-nett) sebesar 1,97 persen atau turun 10 basis poin dibanding periode yang sama 2008 sebesar 2,07 persen. UOB Buana juga mencatat peningkatan dana pihak ketiga (DPK)Rp550,75 miliar sehingga total dana yang berhasil dihimpun Rp16,85 triliun. Pertumbuhan ini terutama berasal dari pertumbuhan deposito berjangka dan giro masing-masing 9,10 persen dan 5,52 persen. Kinerja usaha yang baik juga terlihat dari rasio-rasio keuangan UOB Buana, antara lain rasio "rentabilitas" seperti ROA (return on asset) sebesar 2,84 persen, ROE (return on equity) sebesar 11,40 persen dan NIM (net interest margin) sebesar 7,85 persen. Sedangkan rasio kecukupan modal (CAR) UOB Buana tercatat sebesar 23,56 persen, masih jauh di atas ketentuan minimum BI sebesar 8 persen.End (As)




