RESEARCH
| Daily Research
| 5/17/2013 9:10:43 AM
|
| Previous Day Pada penutupan perdagangan hari Kamis (16/5), IHSG turun sebanyak 11,202 poin (0,22%) ke level 5078,678. Ada sebanyak 123 saham yang naik, 149 saham yang mengalami koreksi, dan 98 saham yang tidak bergerak. Total perdagangan hari ini sebanyak Rp 6,236 triliun. LQ45 turun 0,815 poin (0,10%) ke level 856,072. Sektor –sektor perdagangan di zona hijau adalah sektor industri consumer goods naik 1,40%, sektor perdagangan naik 0,29%, dan sektor aneka industri naik 0,03%. Sektor perdagangan di sektor merah adalah sektor pertambangan turun 2,05%, sektor industri dasar turun 0,66%, dan sektor keuangan turun 0,45%. Foreign nett sell sebesar Rp 14,54 miliar. Indeks Komposit Shanghai melejit 0,98%. Indeks Hang Seng melonjak 0,36%. Indeks Straits Times melemah 0,03%. Indeks Nikkei koreksi 1,11%.
Today's View Pada perdagangan hari Jumat (17/5), secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak melemah di kisaran: 5053 – 5126. AS telah merilis data core CPI 0,1% dan unemployment claims sebesar 360,000 meningkat dibawah ekspektasi sehingga akan mempengaruhi pergerakan indeks hari ini.Saham-saham yang perlu diperhatikan adalah ICBP, AISA, LPKR, BSDE.
|
| Archive Research: |
|
|
Trading View
Picks of The Day
| 5/17/2013 9:12:04 AM
|
| Archive Research: |
|
|
DISCLAIMER:
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. |
| Corporate News
5/17/2013 9:13:35 AM • PT Lipo Karawaci Tbk (LPKR)PT Lipo Karawaci Tbk (LPKR) sudah merealisasikan penjualan property Siloam Hospital Bali senilai Rp 758,74 milliar kepasda First Real Estate Investment Trust (First REIT). First REIT, melalui anak usahanya PT Dasa Graha Jaya telah menandatangani akta jual beli pada 13 Mei 2013 (Positive) Source : Bisnis Indonesia
• PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) melunasi seluruh utang bank senilai Rp 743 miliar. Perseroan menggunakan dana hasil emisi obligasi global senilai US$ 235 juta arau Rp 2,2 triliun untuk refinancing utang berbunga tinggi tersebut. Sisa dana hasil obligasi akan dialokasikan untuk modal kerja dan akuisisi lahan. Rata-rata bunga utang bank yang dilunasi berkisar 10-11% per tahun atau lebih tinggi dibandingkan bunga global bond sebesar 6,95% per tahun. Perseroan menerbitkan obligasi global melalui anak usahanya, Alam Synergy Pte Ltd. Surat utang tersebut bertenor 7 tahun dan meraih peringkat B1 dengan outlook stabil dari Moody’s dan B dengan outlook stabil dari S&P. (Positive) Source: Investor Daily
• PT Mitra International Resources Tbk (MIRA)PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) menyiapkan dana sebesar Rp 250 miliar untuk membeli 500 truk pengangkutan dalam tiga tahun mendatang. Pendanaan bersumber dari kas internal sebesar 30% dan sisanya pinjaman bank. Tahun ini, perseroan akan merealisasikan belanja 100 unit truk baru. Hingga akhir tahun 2012, perseroan mengoperasikan 500 truk. (Positive) Source: Investor Daily
• PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) akan memperbesar pasar rokok mild seiring dengan semakin meningkatnya trend rokok tersebut. Perusahaan akan mulai mengoperasikan mesin baru pada pertengahan semester II tahun ini. Dengan demikian, kapasitas produksi perusahaan akan meningkat sebesar 20% menajdi 3,6 miliar batang hingga akhir tahun ini. Pada Q1 tahun ini penjualan dari produk rokok mild perusahaan meningkat hingga 319,5% menjadi Rp 202,2 miliar YOY. (Positive) Source: Kontan
• PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) menyiapkan belanja modal hingga Rp 1,5 triliun untuk pembangunan menara. Perusahaan optimis dapat menyelesaikan pembangunan 800-1000 menara baru hingga akhir tahun ini. Hingga saat ini perusahaan telah membangun sekitar 200 menara baru. Pada Q1 2013 perusahaan juga mencatat telah mengakuisisi sebanyak 493 menara. Perusahaan optimis dapat meningkatkan pendapatan hingga 50% seiring dengan rencana pembangunan menara tersebut. Pendapatan perusahaan pada Q1 2013 meningkat 52,31% menjadi 162,66 milliar. Sementara itu, laba bersih perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 28% menjadi Rp 51,8 miliar. Kinerja tersebut didukung oleh penambahan asset perusahaan sebesar 33% YOY menjadi Rp5,18 triliun dari Rp 3,88 triliun. (Positive) Source: Kontan
• PT Metropolitan Land Tbk (MTLA)PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) akan meningkatkan pendapatan berulang (Recurring Income) hingga 50% dalam 5 tahun kedepan. Demi mencapai target, perusahaan agresif dalam pengembangan bisnis hotel. Beberapa proyek yang akan dilakukan pada tahun ini adalah Hotel Horison di Cawang, Jakarta Timur, dan Hotel Horison di Bekasi. Di Cawang akan dibangun hotel berbintang 4 di atas lahan seluas 3.200 meter persegi (m²). Perusahaan menyiapkan dana sebesar Rp 120 miliar untuk proyek ini. Sedangkan untuk daerah Bekasi, perusahaan akan menambah jumlah kamar dari Hotel Horison yang ada. Nilai investasi nya sebesar Rp 68 miliar. Disamping itu, pada semester kedua tahun ini perusahaan juga akan membangun @HOM hotel di Lampung di atas lahan seluas 2.000 m2. Adapun beberapa proyek lain yang akan diselesaikan antara lain Grand Metropolitan Bekasi, Hotel @HOM Cirebon, dan Puri Metland. Untuk keseluruhan proyek nya tersebut, perusahaan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 850 miliar. Dana akan berasal dari pinjaman bank, dana sisa hasil IPO dan kas internal. (Positive) Source: Kontan
• PT Medco Energi International Tbk (MEDC)PT Medco Energi International Tbk (MEDC) berencana meningkatkan investasi baru di Oman melalui akuisisi lapangan migas baru. Saat ini perusahaan melalui anak usahanya, Medco Oman LLC, sudah memiliki hak partisipasi di blok migas di Oman, di lapangan Karim Small Fields, sebesar 51%. Tempat tersebut berkontribusi memproduksi minyak sebesar 10 ribu bph, dari total produksi hingga 21ribu bph. Perusahaan tetap focus untuk akuisisi Negara-negara di Timur Tengah, Afrika Utara, Indonesia, dan wilayah Asia Pasifik. Pada tahun ini perusahaan menyiapkan belanja modal sebesar US$ 550 juta. (Positive) Source: Finance Today
• PT Lippo Karawaci (LPKR) PT Lippo Karawaci (LPKR) Â akan menambah sekitar 7-8 menara dalam pengembangan kompleks terpadu (mixed used) tahap 2 di Kemang Village, Jakarta Selatan. Proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare(ha). Menara tersebut akan dipenuhi oleh residensial, rumah sakit, hingga perkantoran. Hingga saat ini perusahaan telah menyelesaikan proyek Kemang Village tahap pertama yang salah satu nya terdiri dari menara The Bloomington. Pada tahap pertama ini perusahaan telah membangun 7 menara apartemen dengan total unit sebanyak 1,400, Lippo Mal Kemang, dan hotel JW Marriot. (Positive) Source: Investor daily
• PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) pada tahun ini akan mengembangkan mini superblock di area seluas tiga hectare (ha) di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan menyiapkan dana sebesar Rp 900 miliar untuk ekspansi tersebut. Mini superblock tersebut terdiri dari shopping center, ruko, hotel, dan apartemen. Hingga saat ini perusahaan masih memiliki cadangan lahan (Land Bank) sekitar 630 ha yang siap di garap untuk pembangunan properti. Perusahaan sudah membangun dan memiliki tujuh property mixed used superblock di beberapa kota, termasuk Jakarta. (Positive) Source: Investor daily
• PT Intiland Development Tbk (DILD)PT Intiland Development Tbk (DILD) akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 500 miliar pada Q2 2013 dengan jangka waktu 3-5 tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi usaha. Perusahaan menganggarkan belanja modal pada tahun ini sebesar Rp 1,4-1,7 triliun yang akan dibiayai dari kas internal, pinjaman bank dan obligasi. Hingga akhir Q1 2013 Rp 350 milliar CAPEX telah direalisasikan. Pendapatan berulang perusahaan (Recurring Income) diprediksi akan meningkat seiring dengan mulai beroperasinya dua menara perkantoran dan ruang ritel di Jakarta Selatan pada 2015. (Positive) Source: Investor daily
|
|
DISCLAIMER:
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. |
| Research Insight
|
<< Back
11/8/2011 11:52:40 AM:
Why GEMS is considered cheap compared to other peers?

>> Back to Menu Company Focus
|
|
DISCLAIMER:
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. |
| Company Focus
|
|