RESEARCH

<< Back

3/6/2012 3:21:52 PM:

INCO Company Notes

Volume produksi dan penjualan - Rencana produksi: direncanakan mencapai 72.000 metric ton pada tahun 2012, 90.000 metric ton pada tahun 2015, dan 120.000 metric ton untuk jangka panjang dengan melakukan eksplorasi konsesi. - Proyeksi produksi 72.000 metric ton di 2012 ditentukan berdasarkan hitungan proyeksi produksi dari 3 furnace dengan kapasitas @18.000 metric ton ditambah dengan 1 furnace yang kapasitas 17.000 metric ton (mulai produksi dari April 2011; kapasitas full 21.000 metric ton). - Secara keseluruhan tingkat produksi dalam tren naik biarpun short term masih fluktuatif. Tingkat produksi rata-rata 72.000-73.000 metric ton. - Rencana penjualan: semua hasil produksi dijual ke Vale dan Sumitomo sampai dengan kuota 90.000 metric ton. Sedangkan untuk hasil produksi di atas 90.000 metric ton, ada kemungkinan dicari tambahan buyer lain dari grup Vale. - Realisasi tahun 2011: volume produksi sebesar 66.900 metric ton (turun 12%) dan volume penjualan sebesar 66.815 metric ton (turun 13%). Penurunan disebabkan oleh adanya perbaikan furnace no 2 yang mengakibatkan penurunan produksi. ASP - Harga jual berdasarkan fixed contract. - 78% dari harga nikel LME. (78% nikel, 2% cobalt, 20% sulfur) - Harga LME ada trend kenaikan dari $ 18.700 (2/1) ke $ 20.100 (23/2). - Realisasi ASP 2011: $ 18.296 (naik 10% yoy) - Penentuan harga nikel dunia terutama disebabkan oleh 3 faktor yaitu Stainless steel market yang menyerap hampir 70% penjualan nikel, Kebutuhan industri di China dan Eropa terutama Jerman, Finlandia dan Denmark yang memproduksi utilities stainless steel, Nickel pig iron menggunakan teknologi blast furnace untuk memisahkan kandungan nikel sehingga menghasilkan nikel dengan kadar rendah (low grade), contohnya K100. Projects - Karebbe: kapasitas 90MW. Pada Desember 2010 sudah 78% selesai dan dana capexnya terpakai $ 315,8 juta dari anggaran $ 410 juta. Semenjak Oktober 2011 sudah beroperasi full (1 turbin di bulan Agustus dan 1 turbin lagi di bulan September). - 2 pembangkit listrik tenaga air di Larona dengan kapasitas 165 MW dan 110 MW. Sudah beroperasi selama 30 tahun dan direncanakan untuk diperbaiki di tahun 2012 dengan anggaran $ 36,7 juta. - Proyek konversi dan transportasi batubara: bisa switching antara HSFO dengan bubuk batubara. Tahap 1 biaya $ 100 juta, estimasi selesai tahun 2012. - Tanur reaktif adaptif No. 4: dilakukan uji integrasi pabrik dan teknik selesai di tahun 2010. Additional info - Pembangunan PLTA di Larona yang diharapkan dapat menekan biaya produksi. - Kenaikan kapasitas furnace No. 2 yang diharapkan dapat menambah total produksi sekitar 20%. Selama perbaikan furnace, dapat mempengaruhi cash flow karena dibiayai menggunakan dana internal. Alokasi dana $ 60 juta. - Rencana Capex $ 600 juta untuk mendukung pertumbuhan produksi sampai 90.000 metric ton: 2012: $ 150 juta, 2013: $ 200 juta, 2014: $ 150 juta, 2015: $ 100 juta. - Payout ratio: 50% - Loan financing $ 200 juta dari grup Vale dengan bunga rendah. - Struktur rasio utang: 70:30  $ 400 juta (internal) dan $ 200 juta (external). - Minimal cash at bank $ 250 juta. - Target EBITDA minimal $ 550 juta untuk masing-masing 3 tahun mendatang. - HSFO terutama digunakan pada dryer dan reduction. - Diesel digunakan pada genset dan truk alat-alat berat. - Pabrik peleburan di Soroako terdiri atas: 3 pengering BBM, 5 tanur pereduksi, 4 tanur listrik (furnace) dan 5 pengkonversi Pierce-Smith. - Biaya BBM sebesar 41% dari COGS. - Tax 25%. - Revenue 2011 turun 2,5% menjadi $ 1243 juta dan laba bersih turun 24%. Hal tersebut disebabkan oleh naiknya COGS dan other expense yang dipicu oleh peningkatan biaya dari R&D yang tetap mencari growth opportunities. - SEFA: pinjaman pokok mulai dibayar pada semester 2-2012. Term: 18x atau 9 tahun pembayaran bunga dalam jangka waktu pelunasan 10 tahun. Bunga LIBOR + 1,5%. - Company tidak ada rencana untuk melakukan buyback saham. Based on: Meeting on Friday, 24 February 2012 at 10 A.M. with Pak Novian Fitriawan (General Manager of Investor Relations INCO)

>> Back to Menu Company Focus

DISCLAIMER:
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.