ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK

ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK

ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK

ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK

ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK
ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK
ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

ADHI KARYA LAKUKAN PENGAKTIFAN WORK STATION OCC - LRT JABODEBEK

IQPlus, (1/3) - Pada tanggal 25 Februari 2022, telah dilakukan pengaktifan work station pada Gedung Operation Control Center . OCC di Depo LRT Jabodebek, Bekasi Timur.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) Entus Asnawi Mukhson bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Kementerian Perhubungan . PPK LRT Jabodebek Ferdian Suryo Adhi Pramono, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) . KAI Didiek Hartantyo, Direktur Operasi PT Industri Kereta Api (Persero) . INKA, I Gede Agus Prayatna, serta Direktur Strategi Bisnis dan Portofolio PT LEN Industri (Persero) . LEN Linus Andor Mulana Sijabat, sekaligus memastikan persiapan operasi dari sarana dan prasarana LRT Jabodebek.

Pengaktifan yang dimaksud ialah, work station telah mampu memantau kegiatan di seluruh lintas pelayanan, serta seluruh power supply atau aliran listrik dari Traction Power Substation . TPSS dan thrid rail sudah aktif memberikan daya.

"Di tanggal 25 Februari ini, ada satu milestone penting yang berhasil dicapai oleh proyek LRT Jabodebek, yaitu aktivasi OCC. Seperti yang sudah kami informasikan sebelumnya, OCC adalah bagian penting dari operasi CBTC GoA3. Seluruh pemantauan dan pengaturan operasi LRT Jabodebek dilakukan dari OCC." ujar Direktur Utama KAI.

"Walau banyak kendala yang dihadapi di kala pandemi ini, baik mobilisasi pekerja, maupun penyediaan dana, namun kami tetap bergerak dengan semangat untuk mampu mengejar jadwal sehingga soft operation dapat berjalan dengan tepat waktu."ujar Direktur Utama ADHI.

Selain meninjau perkembangan pembangunan fasilitas pendukung di depo, kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memastikan proyek LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu dan beroperasi pada Agustus 2022 mendatang. Depo LRT Jabodebek dibangun di atas tanah seluas 100 hektar dengan bangunan pendukung, antara lain: Light Maintenance memiliki 10 jalur yang digunakan untuk pemeriksaan dan perawatan ringan LRT Jabodebek, seperti perawatan harian, hingga perawatan bulanan; Heavy Maintenance memiliki 8 jalur yang digunakan untuk perawatan besar LRT Jabodebek dengan siklus perawatan tahunan; Stabling Track merupakan lokasi parkir bagi rangkaian kereta LRT Jabodebek yang nantinya akan dioperasikan setiap hari; hingga Gedung OCC yang berfungsi sebagai pengaturan pergerakan/ traffic dari kereta LRT Jabodebek.

Pada gedung OCC, ADHI menyediakan beberapa fasilitas pendukung, seperti maintaining, controlling hingga operator training. LRT Jabodebek akan dioperasikan menggunakan sistem Communication Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation Lv 3 (GoA 3). LRT Jabodebek akan beroperasi secara otomatis dan dengan pemantauan perjalanan dari Work Station pada gedung OCC.

Hingga Februari 2022 ini, keseluruhan progres pembangunan LRT Jabodebek telah mencapai 89,2% dengan pembangunan Depo LRT Jabodebek mencapai 77%. (end)