ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET

ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET

ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET

ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET

ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET
ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET
ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

ANAK USAHA JASAMARGA AMBIL ALIH DAN BUYBACK RDPT MIET

IQPlus, (18/8) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melakukan pengambilalihan dan melaksanakan opsi pembelian kembali (buyback) atas unit penyertaan pada Reksa Dana Penyertaan Terbatas Mandiri Infrastruktur Ekuitas Transjawa ((RDPT MIET) pada tanggal 14 Agustus 2023.

Nixon Sitorus Corporate Secretary dan CAO Jasa Marga dalam keterangan tertulisnya Rabu (16/8) menuturkan bahwa JTT telah mengambilalih dan melaksanakan opsi buyback pada RDPT MIET sebanyak 1.124.860.320 unit penyertaan senilai Rp1,82 triliun.

Efek dalam RDPT MIET adalah saham di bawah naungan PT Lintas Marga Jawa (LMJ), dengan struktur kepemilikan RDPT MIET sebesar 97,31% atau sebanyak 194.336.593 lembar saham selanjutnya kontrak lnvestasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur, sebagaimana Mandiri Manajemen Investasi dalam kedudukannya selaku manajer investasi dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk dalam kedudukannya selaku bank kustodian (KIK DINFRA) sebesar 2,68% atau sebanyak 5.353.406 lembar saham dan Mei Prabowo sebesar 0,001% atau sebanyak 1 lembar saham.

Lebih lanjut Nixon memaparkan LMJ berinvestasi pada saham-saham di PT Jasamarga Semarang Batang sebesar 16,05% atau sebanyak 670.506.512 lembar saham dan PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) sebesar 17,38% atau sebanyak 29.375.987 lembar saham dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) sebesar 14,97% atau sebanyak 11.325.786 lembar saham.

Dengan dilakukannya pembelian kembali (buyback) atas unit penyertaan pada RDPT MIET oleh JTT, maka struktur kepemilikan unit penyertaan di RDPT MIET di JTT sebesar 97,32% atau sebanyak 1.967.140.391 lembar unit penyertaan dan KIK Dinfra sebesar 2,68% atau sebanyak 54.188.975 lembar unit penyertaan.

Sehubungan dengan perubahan kepemilikan unit penyertaan RDPT MIET, maka para pemegang unit penyertaan RDPT MIET telah setuju untuk melakukan pembubaran (likuidasi) atas RDPT MIET yang mengakibatkan pengalihan saham-saham RDPT MIET di LMJ, yakni sebanyak 199.690.000 lembar saham senilai Rp1,99 triliun.

Nixon menambahkan dengan dilakukannya akuisisi LMJ oleh JTT, JTT (dalam kedudukannya selaku perusahaan terkendali dari JSMR) melakukan pengendalian/konsolidasi terhadap JSB, JSN, dan JNK sehingga akan berpengaruh terhadap struktur konsolidasi laporan keuangan JSMR secara grup. (end)