ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR

ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR

ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR

ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR

ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR
ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR
ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

ANUGERAH SPAREPARTS TETAPKAN HARGA IPO Rp100 PER LEMBAR

IQPlus, (4/9) - PT Anugerah Spareparts Tbk (AEGS) menetapkan harga IPO sebesar Rp100 per lembar dari harga kisaran sebelumnya Rp90-100 per lembar dengan harga nominal Rp50 per lembar, demikian menurut keterangan KSEI akhir pekan lalu.

Dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 400 juta lembar, maka dana yang bisa diraih mencapai Rp40 miliar. Masa penawaran umum dilakukan pada 4-7 September 2023 dan pencatatan di BEI pada 11 September 2023 mendatang.

PT Shinhan Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. Bersamaan dengan Penawaran umum, Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 100 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 16,50% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini.

Setiap pemegang 4 (empat) Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 (satu) Waran Seri I dimana setiap 1 (satu) Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 1 (satu) tahun. Waran Seri I adalah efek yang diterbitkan oleh Perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan Saham Biasa Atas Nama Perseroan yang bernilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp90,- (sembilan puluh Rupiah), yang dapat dilakukan setelah 6 (enam) bulan sejak efek dimaksud diterbitkan, yang berlaku mulai tanggal 11 Maret 2024 sampai dengan tanggal 10 September 2024.

Adapun dana IPO sebanyak Rp 10,3 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah, beserta bangunan pabrik, kantor, gudang yang ada diatasnya. Lalu 3,16% akan digunakan untuk pembangunan gudang baru dan 9,16% untuk belanja modal pabrik penunjang operasional perseroan. Kemudian sisanya akan digunakan untuk modal kerja, modal operasional dan atau digunakan untuk pembelian persediaan perseroan. (end)