BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI

BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI

BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI

BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI

BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI
BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI
BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

BANK MAYAPADA BELI ASET SENILAI Rp1 TRILIUN DI BALI

IQPlus, (28/11) - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) melakukan pembelian aset berupa Gedung Ex Plaza Bali pada tanggal 23 November 2022.

Dalam prospektus ringkasnya Jumat (25/11) Manajemen MAYA menuturkan bahwa Perseroan membeli Gedung Ex Plaza Bali yang beralamat di jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Propinsi Bali, senilai Rp1 triliun dari PT Gatsu Griya Megatama (GGM) .

Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK dalam POJK 42/20220 dimana Dato' Sri Prof. DR. Tahir, MBA yang menjabat sebagai Pemegang saham pengendali Perseroan merupakan salah satu pemegang saham dalam GGM. Selain itu terdapat hubungan keluarga di dalam struktur pemegang saham dan pengurus GGM, yaitu Jonathan Tahir yang merupakan anak kandung dari Dato' Sri Prof. DR. Tahir, MBA yang menjabat sebagai Komisaris dan salah satu pemegang saham dalam GGM.

Nilai transaksi Afiliasi ini kurang dari 20% ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2022, yaitu sebesar Rp 13,8 triliun sehingga bukan merupakan transaksi material sesuia POJK dalam POJK 17/POJK.04/2020.

Pertimbangan dilakukannya transaksi ini adalah Bank Mayapada melakukan pembelian terhadap aset yang selama ini disewa dengan harga ekonomis dan dipergunakan sebagai Kantor Cabang.

Manajemen Bank Maya menambahkan "Seluruh dana hasil penjualan gedung ini kemudian disetor kembali kepada Bank Mayapada sebagai penambahan modal. Dalam hal ini, Perseroan mempunyai keuntungan atas transaksi afiliasi,"imbuhnya. (end)