BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR

BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR

BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR

BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR

BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR
BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR
BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

BIDIK MILENIAL, INTILAND DAN ABDAEL NUSA KEMBANGKAN AMESTA LIVING DI SURABAYA TIMUR

IQPlus, (12/11) - Langkah strategis kembali dilakukan PT Intiland Development Tbk. Kali ini perusahaan properti raksasa ini menggandeng PT Abdael Nusa untuk mengembangkan Kawasan hunian, komersial dan lifestyle, Amesta Living, di Surabaya Timur.

Harto Laksono, Direktur Marketing PT Intilad Development Tbk Surabaya, menjelaskan, kondisi market properti tahun ini cukup bagus. Hal ini karena adanya kebijakan free PPN dan serta bunga KPR yang sangat ringan.

Dia yakin kondisi ini akan berlanjut tahun depan. Karena itu, pihaknya menyiapkan proyek baru di Surabaya Timur, Amesta Living. Proyek seluas 60 hektar tersebut, selain akan dikembangkan beragam hunian, juga nantinya akan dibanguin Kawasan komersial, office dan juga lifestyle mall.

Perseroan menggandeng PT Abdael Nusa . pengembang lama di Surabaya . sebagai mitra joint investmentnya dengan komposisi 55: 45 persen. Kerjasama tersebut membentuk PT Graha Abdael Sejahtera (GAS) yang akan mengembangkan Amesta Living.

"Berbeda dengan sebelumnya yang selalu mengembangkan proyek high end market, kali ini kami mengembangkan proyek middle end market," kata Harto Laksono di Spazio Tower Surabaya, Kamis (11/11).

Dijelaskan, Amesta Living akan dikembangkan bertahap. Taghap pertama akan dikembangkan hunian dulu seluas 10 hektar dengan jumlah unir rumah seban yak 700-an unit. Namun yang akan dipasarkan dalam waktu dekat hanya 300-an unit saja.

Sasaran marketnya juga lebih banyak menyasar pasangan muda, milenial dan para konsumen yang ingin memiliki rumah pertama. Karena itu, tahap awal ini pihaknya mematok harga rumah yang terjangkau mulai Rp 800-an juta.

Dia yakin, Amesta Living akan mendapatkan sambutan hangat dari konsumen. Pasalnya, Kawasan Surabaya Timur sekarang berkembang pesat seiring dengan pembangunan infrastruktur disana yang cukup gencar. Selain itu, lokasinya juga strategis dan dekat dengan akses jalan tol dan bandara juanda.

"Ada tiga tipe yang akan kami kembangkan yakni Nora, Sora dan Terra dengan harga mulai Rp 800-an juta. Pemasaranya akan segera kami lakukan dengan model NUP. Karena itu kami juga menggandeng banyak agen properti," tambah Harto.

Sementara itu, Renny Yolanda Vice Chief Executive Officer PT Abdael Nusa menambahkan pengembangan Amesta Living menjadi sinergi strategis antara dua pengembang properti yang sukses mengembangkan proyek properti di Surabaya.

Dia mengaku, market properti yang paling besar saat ini ada di level harga antara Rp 500-an juta hingga dibawah Rp 2 miliar. Karena itu, kalangan milenial yang saat ini jumlahnya juga cukup besar, akan menjadi market paling potensial untuk pengembangan properti kedepan.

"Itu sebabnya kami juga membidik kaum milenial. Karena Amesta Living menawarkan kawasan hunian yang modern lengkap fasilitasnya dengan harga yang masih terjangkau,"kata Renny Yolanda.

Hans Wibisono Direktur Utama PT Graha Abdael Sejahtera (GAS) menambahkan, Amesta Living dibangun dengan konsep biophilic design. Konsep ini mementingkan terciptanya harmoni antara manusia dan alam, membentuk lingkungan sehat yang mendorong kreativitas lebih produktif.

Pengembangan Amesta Living dilakukan bertahap diatas lahan seluas 60 hektar. Tahap awal akan dikembangkan 10 hektar dulu dengan jumlah hunian sebanyak 700 unit. Tapi begitu yang akan dipasarkan baru 300 unit dulu dengan cara NUP.

"Setelah hunian, pengembangan berikutnya adalah kawasan komersial. Kedepan nanti akan kami lifestyle mall dan commercial area serta perkantoran. Nanti juga kami kembangkan community center lengkap dengan co working space dan caf?-nya. Hal ini pas dengan gaya anak muida yang energik dan dinamis," kata Hans Wibisono. (end/ahd)