BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023

BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023

BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023

BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023

BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023
BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023
BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

BSI SIAPKAN UANG TUNAI Rp37,6 TRILIUN UNTUK LEBARAN 2023

IQPlus, (5/4) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan uang tunai senilai Rp37,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan nasabah guna menghadapi Lebaran 2023 atau naik 26,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta juga mengatakan BSI akan terus memonitor kesiapan 2.552 jaringan ATM BSI di seluruh Indonesia agar dapat berfungsi dengan baik selama 24 jam dengan 877 ATM berada di jalur mudik.

"Jumlah pemudik pada Idul Fitri tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 120 juta orang, untuk mendukung kelancaran dan kemudahan masyarakat yang akan merayakan lebaran di kampung halaman, kami terus memastikan seluruh layanan BSI dapat beroperasi dengan baik," kata Bob dalam Seminar Kesiapan BSI Jelang Idul Fitri 2023, Selasa.

Selama periode libur Idul Fitri 1444 H, BSI juga menyiapkan 236 kantor cabang yang akan beroperasi secara terbatas pada periode 19-25 April 2023 di berbagai wilayah Indonesia.

Kantor yang akan beroperasi pada periode tersebut dapat melayani transaksi nasabah antara lain tarik/setor tunai, pemindahbukuan, handling complaint, dan transaksi mitra bayar.

Adapun informasi kantor-kantor BSI yang akan beroperasi secar terbatas tersebut dapat diketahui melalui kanal website resmi BSI www.bankbsi.co.id

"Pengoperasian cabang-cabang ini merupakan implementasi komitmen kami agar dapat terus melayani kebutuhan nasabah. Adapun pemilihan cabang operasional kami fokuskan kepada Kantor Cabang Utama, khususnya di lokasi publik," ujarnya. (end)