BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA

BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA

BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA

BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA

BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA
BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA
BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

BUTUH MODAL KERJA, BERLINA DAN ANAK USAHA CARI PINJAMAN Rp53 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM UTAMANYA

IQPlus, (16/12) - PT Berlina Tbk (BRNA) dan anak usaha PT Lamipak Primula Indonesia (LPI) bakal memperoleh pinjaman total sebesar Rp53 miliar dari pemegang saham utamanya yakni PT Dwi Satrya Utama (DSU).

Dalam prospektus ringkas BRNA dirincikan, dari total pinjaman Rp53 miliar itu, perseroan sendiri nantinya akan memperoleh pinjaman sebesar Rp43 miliar. Sementara LPI akan mengantongi pinjaman sebesar Rp10 miliar dari total pinjaman tersebut.

"Seluruh dana pinjaman, akan dipergunakan untuk modal kerja Perseroan dan anak usaha,"tulis Manajemen BRNA.

Dengan adanya pandemi Covid-19, kinerja Perseroan yang telah menunjukkan peningkatan pada Q1-2020 mengalami tekanan yang baru. Permintaan dari pelanggan mengalami penurunan di berbagai segmen produk. Untuk menyiasati hal ini, maka Perseroan perlu untuk melakukan pengembangan produk-produk baru dan/atau segmen-segmen baru, yang membutuhkan dana untuk keperluan belanja modal yang cukup besar.

"Hal ini membuat Perseroan bersama dengan DSU selaku pemegang saham utama memutuskan untuk mengadakan fasilitas bridging loan (pinjaman sementara) dimana fasilitas bridging loan tersebut diberikan oleh DSU kepada Perseroan dan LPI,"terangnya. (end/as)