CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR

CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR

CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR

CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR

CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR
CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR
CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

CAHAYA BUMI REZEKI (CABR) BIDIK RAIHAN DANA HASIL IPO CAPAI Rp30 MILIAR

IQPlus, (19/3) - PT Cahaya Bumi Rezeki Tbk (CABR) berpotensi meraih dana segar sekitar Rp28,5 miliar hingga Rp30 miliar dari hasil Initial Public Offering (IPO).

Dalam prospektus ringkas yang dikutip, Selasa (19/3), disebutkan bahwa jumlah saham yang dtawarkan yakni maksimal sebanyak 300 juta unit atau setara 23,08% dari modal ditempatkan dan disetor pada nilai nominal Rp10 per saham.

Calon emiten jasa penunjang pertanian ini membanderol harga saham barunya di kisaran Rp95-Rp100 per lembar. Dan dalam perhelatannya ini, perseroan akan dibantu oleh penjamin pelaksana emisi Shinhan Sekuritas Indonesia.

Adapun dana hasil IPO setelah dikurangi biaya lain-lain, sekitar 65,3% akan dipergunakan untuk belanja modal seperti pembelian alat dengan excavator, dump truck dan bulldozer. Sedangkan sisanya untuk modal kerja seperti pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari mulai dari pembayaran gaji karyawan, pembayaran terkait bahan bakar dan pemeliharaan seluruh alat-alat berat.

Sebagai informasi, Masa Penawaran Awal akan dilaksanakan pada tanggal 19 - 21 Maret 2024, sehingga Tanggal Efektif diharapkan dikantongi pada 28 Maret 2024. Dengan demikian, Masa Penawaran Umum dapat segera dilaksanakan pada 2 - 4 April 2024, dilanjut Tanggal Penjatahan pada 4 April 2024, Tanggal Distribusi Saham pada 5 April 2024, dan diharapkan saham CABR dapat melantai di di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 April 2024. (end)