CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI

CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI

CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI

CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI

CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI
CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI
CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

CAPITAL FINANCIAL (CASA) BIDIK PENDAPATAN Rp7,87 TRILIUN TAHUN INI

IQPlus, (25/6) - Perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi dan jasa, PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) optimis dapat mencatat pertumbuhan kinerja pada tahun 2025. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama CASA, Maliana Herutama Malkan, dalam acara Public Expose yang digelar, di Jakarta, Rabu (25/6).

Menurut Maliana, Perseroan memproyeksikan Raihan pendapatan usaha tahun ini mencapai sebesar Rp7,87 triliun. Jelas, angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan realisisi pendapatan Perseroan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp6,77 triliun.

Lebih lnjut Maliana meneranhkan, seiring dengan peningkatan pendapatan usaha nanti, maka laba bersih yang dihimpun perseroan pada tahun ini, diharapkan juga ikut meningkat atau sebesar Rp209,33 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp133,89 miliar.

"Kontribusi pendapatan perseroan tahun ini, masih akan didominasi oleh sector Asuransi dan Perbankan. Selain itu, sektor usaha kami lainnya diharapkan akan memberikan kontribusi yang baik pada tahun 2025,"katanya.

Dalam mencapai target bisnis di tahun 2025, PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) akan menerapkan beberapa strategi usaha, antara lain menjaga kualitas aset secara konsisten melalui kebijakan manajemen risiko yang terukur, melakukan transformasi layanan nasabah berbasis digital dengan memperkuat kanal layanan dan pengalaman nasabah melalui inovasi teknologi dan digitalisasi proses, serta memperkuat fondasi organisasi melalui penataan struktur organisasi untuk efisiensi dan efektivitas, pengembangan kapabilitas SDM secara berkelanjutan, dan peningkatan sinergi antar lini usaha.

"Selain itu, Perseroan juga akan melakukan ekspansi bisnis terarah dan selektif dengan menjalin kemitraan strategis, mendorong penjualan silang, dan memperluas jaringan melalui mekanisme referral,"imbuhnya. (end)