CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR

CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR

CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR

CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR

CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR
CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR
CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

CATURKARDA DEPO BANGUNAN SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN Rp28,52 MILIAR

IQPlus, (23/6) - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp28,52 miliar atau setara Rp4,2 per saham untuk tahun buku 2024.

Pembayaran dividen final akan dilakukan paling lambat pada 24 Juli 2025.

"Perseroan juga menetapkan pembentukan dana cadangan sebesar Rp5 miliar dan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan,. ujar Direktur Utama DEPO Kambiyanto Kettin sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus, di antaranya Henryanto Komala yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen diangkat menjadi Wakil Direktur Utama.

Sementara itu, posisi Komisaris Independen diisi oleh Sartono Budi Santoso yang memiliki pengalaman panjang di industri ritel nasional.

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi DEPO hasil RUPST 2025.

Dewan Komisaris

Komisaris Utama :Hermanto Tanoko

Komisaris : Budyanto Totong

Komisaris : Rita Lijanto

Komisaris : Piphop Vasanaarchasakul

Komisaris Independen : Herbudianto

Komisaris Independen : Sartono Budi Santoso

Dewan Direksi

Direktur Utama : Kambiyanto Kettin

Wakil Direktur Utama : Henryanto Komala

Direktur : Johnny Liyanto

Direktur : Amanda Grace Kettin

Direktur : Caroline Agustina Kettin

Direktur : Pathama Sirikul

Selama tahun 2024, perseroan telah menambah tiga gerai baru, di antaranya di Rungkut (Jawa Timur), Rempoa (Jakarta), dan Depok (Jawa Barat). Kontributor pertumbuhan terbesar berasal dari wilayah Jawa Timur dan Bali, yang masing-masing mencatatkan pertumbuhan penjualan signifikan. (end/ant)