CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR

CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR

CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR

CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR

CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR
CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR
CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

CATURKARDA DEPO (DEPO) SIMPAN DANA IPO SEBESAR Rp169,99 MILIAR

IQPlus, (21/7) - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk. (DEPO) menyampaikan realisasi penggunaan dana penawaran umum perdana saham (IPO) per tanggal 30 Juni 2022.

Dalam keterangan tertulis Erwan Irawan Noer Direktur DEPO Rabu (20/7) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil penawaran umum perdana saham efektif tanggal 16 November 2021 sebesar Rp493,56 miliar dengan biaya sebesar Rp5,81 miliar. Dengan demikian DEPO memperoleh hasil bersih IPO sebesar Rp487,75 miliar.

Lebih Lanjut Erwan memaparkan DEPO merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp10,9 miliar untuk belanja modal dan pelunasan pinjaman sebesar Rp41,09 miliar serta investasi perusahaan anak sebesar Rp201,38 miliar.

Dalam keerangan Erwan menjelaskan, DEPO juga menggunakan sebesar Rp64,36 miliar untuk modal kerja. Dengan realisasi penggunaan dana tersebut, DEPO sudah menggunakan dana IPO.sebesar Rp317,75 miliar.

DEPO masih menyimpan dana IPO sebesar Rp169,99 miliar sebagai Giro di BCA dengan bunga 1,5% dan sebagai deposito di BTPN, Bank UOB dan BNI dengan suku bunga 2,5% hingga 3,35%.

Sebagai informasi, PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk. (DEPO) adalah emiten pelopor Supermarket Bahan Bangunan pertama di Indonesia dengan nama gerai DEPO BANGUNAN, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 25 November 2021 dengan menawarkan sebanyak 1.024.000.000 lembar saham atau setara 15,08 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp482 per saham.(end)