CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI

CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI

CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI

CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI

CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI
CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI
CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

CHEMSTAR INDONESIA INCAR PENJUALAN TUMBUH 14% ATAU TEMBUS Rp102,2 MILIAR TAHUN INI

IQPlus, (09/7) - PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) memperkirakan kinerja tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Untuk penjualan 2022, ditargetkan tumbuh sekitar 14% atau menjadi lebih dari Rp100 miliar atau sekitar Rp102,2 miliar dengan ROE yang semakin meningkat sebesar 43%, dan ROA sebesar 19,9%.

"Perkiraan ini tidak lepas dari karena kondisi permintaan yang tinggi dari akibat Supply-Chain Shock atau (tidak terpenuhinya permintaan industry tekstil domestic seiring dengan krisis energy dan tingginya tariff logistic),"kata Sekretaris Perusahaan CHEM Wenty Akbar Rasjid , dalam Public Expose, di Sheraton Hotel, Jakarta, Jumat, (8/7/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama CHEM Kwee Sutrimo menambahkan, Perseroan punya peluang yang besar untuk bertumbuh. Apalagi kalau dilihat dari kondisi eksternal terdapat permintaan tinggi produk textile auxiliaries. Pada produk auxiliaries, CHEM berada pada posisi strategis dimana Textile Auxiliaries baru memenuhi 3% dari permintaan pasar Indonesia. Dengan utilisasi pabrik CHEM yang baru sebesar 50%, kapasitas produksi produk powder dan liquid dapat ditingkatkan masing-masing sebesar 1.170 ton per bulan dan Rp19.500 ton per bulan.

"Jadi, masih ada sekitar 97% yang kami bisa ambil. Dengan demikian kami menilai momen perseroan melakukan IPO ini yah tepat, karena seluruh dana hasil IPO ini akan kami gunakan untuk pengembangan bisnis kedepannya, yang membuat kinerja Perseroan akan lebih meningkat lagi nantinya"tegasnya.

Seperti diketahui dalam listing perdana hari ini, PT ChemStar Indonesia Tbk (CHEM) dibuka menguat dan bertahan di zona hijau pada pembukaan perdagangan sesi pertama di Bursa Efek Indonesia.

Hari ini merupakan hari pertama saham PT ChemStar Indonesia Tbk (CHEM), setelah sebelumnya kemarin (6/07/22) CHEM menutup masa penawaran umum dengan menerima kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 46,6X dari porsi pooling.

Kwee Sutrimo mengatakan saat ini secara harga CHEM dapat dibilang masih undervalue, jika dibandingkan dengan PER industri sejenis. Menurutnya, CHEM adalah emiten termurah keempat di sektornya setelah FPNI, ESSA dan BMSR. Hal ini masih ditambah dengan posisi CHEM yang menjadi saham yang masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) sesuai dengan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. Kep-44/D.04/2022 tanggal 30 Juni 2022.

Hal yang sama juga diakui oleh Arief Machrus analis dari NH Korindo Sekuritas Indonesia, bahwa harga CHEM saat ini meskipun sudah mengalami penguatan di sesi pertama hari ini. Arief mengungkapkan bahwa masih terdapat gap up yang lebar bagi saham CHEM untuk naik lebih tinggi. Menurut Arief Target Price CHEM berada di harga Rp300 per lembar saham, dengan P/E sebesar 19,6X dan PBV sebesar 2X.

"Valuasi harga saham CHEM yang diperkirakan akan semakin moncer, yang akan ditopang dari bisnis CHEM yang bergerak di industri Basic Chemicals". Ungkap Arief. Hal ini masih didukung dengan Strategi B2B Perseroan yang memiliki recurring income yang terdiversifikasi dan system Purchase Order yang dapat meningkatkan cost effeciency. (end)