DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET

DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET

DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET

DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET

DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET
DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET
DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

DELTA DUNIA MAKMUR TINGKATKAN KEPEMILIKAN SAHAM STRATEGIS DI ASIAMET

IQPlus, (16/11) - PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) mengumumkan telah menyelesaikan private placement tanpa perantara US$3 juta dengan Asiamet Resources Limited (AIM: ARS) yang terdaftar di AIM (Asiamet atau ARS).

Saham tersebut telah diterbitkan pada 14 November 2022 (waktu Britania Raya). Ketentuan dari private placement tersebut adalah sebagai berikut. DOID adalah pemegang saham terbesar di Asiamet, meningkatkan pemilikan sahamnya menjadi lebih dari 24%.

Penempatan sahamnya adalah untuk 230 juta saham biasa baru dengan harga 1,15 pence per saham, dengan total biaya US$3 juta) selanjutnya Total kepemilikan saham DOID di Asiamet meningkat dari 298 juta saham (15,3%) menjadi 529 juta saham (24,2%)

DOID berhak mencalonkan dua (2) dari enam (6) Direktur ke Dewan Direksi Asiamet. Hak ini berlanjut selama DOID memiliki lebih dari 19,9% kepemilikan saham, Jika kepemilikan saham DOID (langsung atau tidak langsung) di bawah 19,9% dari modal ditempatkan, maka DOID berhak mencalonkan satu (1) orang Direktur pada Dewan Direksi Asiamet .

Dewan Direksi Asiamet memiliki Delegasi Otoritas, yang merujuk pada keputusan pengeluaran utama, dan kontrak kepada Dewan untuk penilaian dan persetujuan

DOID (atau anak perusahaannya yang dinominasikan) mendapatkan opsi satu arah yang mendukung DOID (Opsi) untuk memesan US$5 juta tambahan dari saham Asiame.

Opsi dapat dilaksanakan setiap saat setelah pengangkatan dua (2) Direktur DOID atau setelah 1 Januari 2023 dan berlaku 12 bulan dan pada saat pelaksanaan opsi, saham akan dihargai 20% premium VWAP dalam 10 hari.

Proyek unggulan Asiamet yaitu tambang tembaga BKM terletak di Kalimantan Tengah (.Proyek.).

Proyek tersebut sedang dalam tahap studi Kelayakan Usaha dan Kelayakan Kredit (Bankable Feasibility), dan DOID percaya proyek ini akan menyuplai tembaga dalam proses transisi ke net zero emission. Proyek ini telah sesuai dengan JORC (Kode Australasia untuk Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya Mineral dan Cadangan Bijih):

. Cadangan Bijih Terbukti dan Terkira sebesar 51,5Mt pada total tembaga 0,6% (303Kt), dan tembaga terlarut 0,4% (206Kt), dan

. Sumber Daya Terukur, Terindikasi, dan Tereka sebesar 69,6Mt pada 0,6% tembaga (452Kt mengandung tembaga, 0,2% kadar cut-off tembaga).

Asiamet sendiri akan menggunakan hasil dari penempatan saham tersebut untuk finalisasi studi kelayakan proyek tembaga BKM, pembiayaan proyek lanjutan, serta untuk modal kerja.

Ronald Sutardja, Presiden Direktur DOID, menyampaikan "Kami yakin Asiamet memiliki proyek yang menjanjikan, yang akan menyediakan tembaga yang sangat dibutuhkan dunia dalam transisi mencapai net carbon zero pada 2050 mendatang. DOID senang dapat terus mendukung Asiamet menuju penyelesaian studi Bankable Feasibility proyek.

DOID terus membantu tim manajemen Asiamet pada aspek-aspek kunci studi bankable feasibility ini. Melalui kerja sama dengan Asiamet serta dengan memanfaatkan keahlian utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama dalam layanan pertambangan di Indonesia, DOID percaya kerja sama ini akan menjadi bagian dari strategi diversifikasi komoditas kami yang lebih luas, dengan fokus pada komoditas transisi.

Kami berkomitmen penuh untuk memajukan strategi ESG perseroan, khususnya memperkuat kompetensi inti kami dalam menyediakan sumber daya yang dibutuhkan dengan cara yang paling efisien dan berkelanjutan.

Kami sangat senang melihat Asiamet dapat memperkuat timnya secara signifikan, terutama Darryn McClelland, yang memiliki pengalaman substansial dalam menyelesaikan proyek di Indonesia dan di seluruh Asia.

Kami berharap di bawah kepemimpinan Darryn, studi bankable feasibility akan kuat dan dipertimbangkan dengan baik," tutup Ronald. (end)