DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023

DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023

DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023

DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023

DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023
DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023
DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

DUKUNG HILIRISASI EMAS, HARTADINATA (HRTA) EKSPOR PERDANA PERHIASAN EMAS DI TAHUN 2023

IQPlus, (16/3) - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), perusahaan manufaktur perhiasan emas terintegrasi di Indonesia, telah menyepakati kerjasama untuk ekspor perhiasan emas ke India secara eksklusif dengan Kundan Care Product LTD (Kundan).

Kundan yang didirikan pada tanggal 1 Desember 2004, merupakan perusahaan manufaktur, refinery dan eksportir dari produk emas, perak, dan energi yang terbesar di India.

Keberhasilan aktivitas ekspor Perseroan merupakan salah satu hasil dukungan penuh dari Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), dimana PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menjadi Mandated Lead Arranger & Bookrunner (MLAB) untuk pendanaan sindikasi kepada HRTA senilai Rp2,4 triliun pada 27 Desember 2022.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto menjelaskan bahwa pinjaman sindikasi menjadi pencapaian milestone yang penting dalam meningkatkan corporate image HRTA, dimana saat ini berhasil mendapatkan kepercayaaan untuk menjadi salah satu eksportir perhiasan emas berskala internasional. Sandra optimis bahwa aktivitas ekspor dapat semakin meningkatkan pertumbuhan bisnis HRTA di 2023. HRTA ditargetkan mendapatkan tambahan penjualan sebesar 400 kg . 500 kg emas per bulan dari ekspor perhiasan emas berkadar 91,6% kepada Kundan dimulai dari bulan Maret 2023.

Economist & Fixed Income Analyst MNC Sekuritas Tirta Widi Gilang Citradi mengatakan bahwa terobosan baru yang dilakukan emiten melalui aktivitas ekspor sangat tepat dalam rangka meningkatkan pendapatan.

"Kami menilai dengan adanya penambahan porsi ekspor, pendapatan berpotensi akan tumbuh 38% pada tahun 2023 mencapai Rp9-9,5 triliun dan laba bersih dapat mencapai lebih dari Rp330 miliar. Saat ini emiten HRTA diperdagangkan dengan valuasi yang cukup menarik pada level PE 4,9x dengan PBV di level 0,8x," ungkap Tirta.(end)