ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI

ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI

ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI

ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI

ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI
ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI
ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

ETERINDO WAHANATAMA (ETWA) BEBERKAN STRATEGI AGAR TAK DI DELISTING DARI BEI

IQPlus, (21/6) - Emiten Perkebunan Kelapa Sawit terpadu dan industri Biodiesel, PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) menyampaikan bahwa perseroan berupaya untuk berbenah.

Dengan adanya pembenahan di dalam Manajemen serta kinerja, Perseroan berharap suspensi atas saham ETWA dapat di buka kembali oleh Bursa Efek Indoensia (BEI).

Direktur ETWA, Francisco Jr Amante Colinares mengaku, Perseroan telah melakukan berbagai upaya diantaranya aksi korporasi di pasar modal yaitu Private Placement yang belum lama ini dilakukan. Hal itu dilakukan dalam rangka memperbaiki posisi keuangan perseroan.

"Hari ini, kami melakukan Public Expose juga demi memenuhi persyaratan Bursa. Dengan sudah dilakukan public expose ini, harapan kami Bursa bisa mencabut status suspensin, dan saham ETWA dapat diperdagangkan kembali di pasar,"tegasnya.

"Semua persyaratan sudah kami penuhi semuanya. Kami yakin perusahaan ini tetap berjalan dan ada revenue,"imbuhnya.

Kedepannya, selain dari hasil trading Trading Chemical & Palm Produk, menurut Francisco, Perseroan akan membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan nilai investasi sekitar Rp150 miliar dan diperkirakan akan selesai pada bulan Desember 2023.

"Jika PKS itu selesai, nantinya revenue Perseroan bukan sekedar dari trading, tapi PKS tersebut akan berkontribusi besar terhadap revenue Perseroan,"ucapnya.

Dalam kinerja operasional, ETWA banyak mengalami perubahan atau perbaikan. Di kuartal I 2022, penjualan ETWA secara konsolidasi untuk semua produk sebesar Rp20,6 miliar, atau naik sebesar 6.191% jika dibandingkan dengan kuartal I 2022, yang sebesar Rp0,328 miliar.

"Dengan adanya perbaikan secara bertahap ini, besar harapan kami kiranya suspensi perdagangan saham Perseroan (ETWA) di Bursa Efek Indonesia dapat segera dibuka dalam waktu dekat ini,"pungkasnya.

Seperti diketahui, status saham ETWA hingga saat ini masih dalam suspensi. Bahkan, saham ETWA ini berpotensi delisting di Bursa. Adapun latar belakang suspensi saham ETWA yakni Pengumumam Bursa No: Peng-SPT-00022/BEI.PP1/08-2020, pada Tanggal 31 Agustus 2020, Perihal: Pengumuman Penyampaian LK Auditan yg berakhir per 31 Desember 2019 dan Penghentian Sementara Perdagangan Efek.

Kemudian, Surat Bursa No: S-05060/BEI.PPI/09-2020, Tanggal: 1 September 2020, Perihal: Penghentian Sementara Perdagangan Efek Perseroan atas Keterlambatan Penyampaian LK Auditan per 31 Desember 2019 dan Pembayaran Denda. Dan Pengumumam Bursa No: Peng-SPT-00003/BEI.PP1/02-2021 Tanggal: 24 Februari 2021 Perihal: Pengumuman Potensi Delisting (Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) saham di Bursa. (end)