GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022

GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022

GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022

GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022

GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022
GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022
GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

GARUDA TARGETKAN TRANSAKSI Rp30 MILIAR DARI GELARAN GATF 2022

IQPlus, (20/10) - Direktur Niaga dan Layanan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ade R Susardi menargetkan perolehan transaksi senilai Rp30 miliar dari gelaran Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 28-30 Oktober 2022.

"Kalau ditanya target, saya biasanya akan mengatakan sky is the limit, saya ingin sebanyak-banyaknya. Tapi, kalau untuk angkanya, kami menarget Rp30 miliar," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Nilai tersebut diyakini dapat tercapai mengingat GATF tahun lalu mendapatkan respons yang luar biasa dari masyarakat dan diharapkan hal yang sama kembali terjadi di tahun ini.

"Apalagi, saat ini masyarakat lebih aware dengan COVID-19, mereka tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak. Semua juga sudah divaksin," ucapnya.

GATF 2022 merupakan travel fair yang diselenggarakan secara berkala sejak 2008 untuk memberikan ragam pilihan promo khusus tiket penerbangan dan paket perjalanan wisata domestik dan internasional dengan penawaran menarik, salah satunya melalui potongan harga tiket penerbangan hingga 80 persen.

Melalui GATF, Garuda terus berupaya turut dalam pemulihan ekonomi nasional khususnya di tengah momentum bangkitnya industri pariwisata dengan menghadirkan konektivitas udara yang aman dan nyaman dengan harga tiket penerbangan yang kompetitif.

"Garuda bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai bank partner yang akan menghadirkan berbagai added value bagi para pengguna jasa pada berbagai destinasi wisata unggulan nasional seperti Yogyakarta, Denpasar, Labuan Bajo, Medan dan Surabaya serta destinasi internasional seperti Singapura, Kuala Lumpur, Korea, Sydney dan Haneda," jelasnya. (end/ant)