GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM

GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM

GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM

GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM

GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM
GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM
GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

GELAR RIGHTS ISSUE, BANK MAYAPADA AKAN TERBITKAN 27 MILIAR LEMBAR SAHAM

IQPlus, (28/8) - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) berencana untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) XIV atau rights issue.

Sebelumnya MAYA telah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (RUPSLB) pada 29 November 2022 untuk menjalankan rights issue sebanyak 20 miliar lembar saham biasa atas nama Seri B dengan nilai nominal per saham sebesar Rp100. Akan tetapi, karena mempertimbangkan kondisi pasar saat ini dan rencana peningkatan jumlah emisi saham, maka Direksi dan Dewan Komisaris perseroan memandang bahwa keputusan RUPSLB 29 November 2022 perlu disesuaikan.

Dalam prospektus ringkasnya pada Kamis (24/8) Manajemen MAYA menuturkan bahwa Perseroan bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 27 miliar Saham Seri B dengan nilai nominal per saham sebesar Rp100 atau dengan total nominal sebesar Rp2,7 triliun.

Selain itu, sehubungan dengan rights issue tersebut, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan juga mengajukan kepada RUPSLB untuk memberikan persetujuan rencana perubahan Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan dan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan-tindakan sehubungan dengan pelaksanaan rights issue serta memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk membuat dan menandatangani akta/surat dengan nama apapun juga dalam suatu akta Notaris sehubungan dengan rights issue.

Rencana pelaksanaan rights issue ini akan dilaksanakan segera setelah pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh OJK dan persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan dan dari sisi keuangan pelaksanaan rights issue ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan, sehingga dapat menambah kemampuan Perseroan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja dan daya saing dalam industri yang sama.

Dengan meningkatnya kinerja dan daya saing diharapkan pula dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham Perseroan. Selain itu penambahan modal ini juga memberikan pengaruh kepada pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya yaitu akan terkena dilusi atas persentase kepemilikan saham Perseroan.

"Seluruh dana yang diperoleh dari rights issue ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sebagai komponen modal inti dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama dalam pemberian kredit,"tuturnya.

Untuk melancarkan Aksi Korporasi ini MAYA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 2 Oktober 2023. (end)