GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT

GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT

GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT

GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT

GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT
GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT
GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

GELAR RUPSLB, ATLAS RESOURCES BAKAL MINTA RESTU UNTUK PRIVATE PLACEMENT

IQPlus, (13/7) - PT Atlas Resources Tbk. (ARII) bakal meminta restu ke pemegang saham guna melakukan aksi korporasi di pasar modal. Oleh karena itu, Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tangga 19 Juli 2022. RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 19 Juli 2022 di Jl. Kemang Raya 43 Jakarta.

Jika mendapat restu, Perseoan berencana melakukan PMTHMETD atau Private Placement sebanyak-banyaknya sebesar 300.000.000 saham atau sebanyak-banyaknya 9,58% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Saham yang akan dikeluarkan oleh Perseroan tersebut adalah saham atas nama dengan nilai nominal Rp200 per saham.

Dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, dana yang diterima Perseroan dari pelaksanaan PMTHMETD, setelah dikurangi biaya-biaya terkait PMTHMETD, akan digunakan oleh Perseroan sepenuhnya untuk memperkuat modal kerja khususnya berkaitan dengan operating expenses (OPEX).

Dengan adanya sejumlah saham baru yang dikeluarkan dalam rangka PMTHMETD, bagi pemegang saham Perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) persentase kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan yaitu sebanyakbanyaknya 8,74 %. Akan tetapi jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan saham baru tidak mengalami perubahan, sehingga tidak merugikan pemegang saham saat ini.

"Di sisi lain, struktur permodalan Perseroan menjadi lebih kuat yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para pemegang saham Perseroan,"tulis Manajemen ARII. (end)