GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN

GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN

GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN

GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN

GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN
GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN
GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

GELAR RUPST, TRANS POWER MARINE ALOKASIKAN 50% LABA UNTUK DIVIDEN

IQPlus, (30/7) - Di tahun 2019, harga batu bara mengalami penurunan menjadi USD 66,30. Walaupun demikian permintaan komoditas batu bara di pasar terus meningkat.?

Pasalnya, hal tersebut memberikan angin segar untuk industri pengangkutan batu bara, khususnya PT Trans Power Marine Tbk (TPM). Pada tahun 2019, volume produksi batu bara nasional mengalami kenaikan sekitar 16% menjadi 610 juta ton yang memberikan dampak positif terhadap kinerja TPM.?

"Selain mengoptimalkan semua kapal miliknya, TPM juga menyewa kapal dari pihak ketiga untuk mengakomodir permintaan pelanggan yang melebihi kapasitas kapal yang dimiliki,"kata?Rudy Sutiono, Corporate Secretary TPM, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis (30/7).

Berdasarkan hasil RUPS Tahunan hari ini, kata Rudy, TPM membagikan dividen tunai sebesar kurang lebih 51% dari laba bersih tahun 2019 yaitu sebesar Rp 61.882.550.000 atau Rp 23,5 per saham.?

Dalam mempertahankan kegiatan industri Perusahaan di tengah kondisi ekonomi dan industri yang kurang kondusif, Rudy mengungkapkan, Perusahaan menerapkan serta melaksanakan strategi-strategi bisnis yang sangat baik. Dengan kedisiplinan dan kerja keras serta pemeliharaan rutin armada kapal, loyalitas terhadap pelanggan serta sumber daya manusia yang terus ditingkatkan, membawa TPM pada tingkat yang optimal.?

"TPM telah membuktikan pencapaian yang luar biasa di tahun 2019 dengan peningkatan pendapatan usaha sekitar 9% menjadi USD 47,7 juta dan pertumbuhan laba sebesar kurang lebih 8% menjadi USD 8,4juta. TPM juga membagikan dividen tunai sebesar Rp 61.882.550.000 sebagai ucapan terima kasih atas dukungan pemegang saham selama ini, "kata Rudy.

Rudy menyampaikan, realisasi Capex TPM di tahun 2019 sebesar USD 8,6 juta adalah pembelian 2 set kapal tunda dan tongkang serta untuk perbaikan dan pemeliharaan armada, yang didukung oleh dana internal Perusahaan dan pinjaman bank. "Di tahun 2020 TPM merencanakan Capex sekitar Rp 45 milyar yang akan dipergunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan armada kapal,"pungkasnya. (end/as)