HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI

HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI

HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI

HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI

HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI
HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI
HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

HADAPI TANTANGAN 2020, KREN MASIH FOKUS PADA TIGA STRATEGI INI

IQPlus, (25/06) - PT Kresna Graha Investama (KREN) pada tahun ini masih fokus pada tiga strategi inti. Ketiga strategi ini tersebut yakni pengayaan ekosistem digital, pemberdayaan jaringan distribusi, dan amplifikasi ekosistem melalui natural use-cases.

"Stretagei ini telah membuahkan hasil yang luar biasa," kata Michael Steven, Direktur Utama PT Kresna Graha Investama Tbk, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu.

Michael mengaku, dengan ketiga strategi yang diterapkan tersebut, Perseroan?berhasil secara agresif memperluas digital distribution channels, atau naik 111% YoY menjadi 160.000 titik, dari hanya 76.000 pada 2018.

"Dengan ini, Perseroan berharap untuk memperdalam penetrasi pasar dan melayani pelanggannya di seluruh negeri dengan lebih baik lagi,"tegasnya.

Sementara dalam Rapat, pemegang saham menyetujui untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham dari laba yang diperoleh pada tahun buku 2019 lalu. "Sebagai perusahaan investasi, kami menilai laba yang didapatkan harus langsung digunakan kembali demi menjaga keberlangsungan perseroan. Jadi kami lebih ke arah high growth high potential company,"jelasnya.

Sebagai informasi,PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN)berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang memuaskan sebesar 61,0% YoY, bergerak dari Rp7,2 triliun pada 2018 menjadi Rp11,6 triliun pada 2019. Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari segmen teknologi dan digital, yang menyumbang 95,5% dari total pendapatan pada tahun 2019, dibandingkan dengan 88,2% pada tahun sebelumnya. Pendapatan KREN dari segmen teknologi dan digital membukukan peningkatan +74,4% YoY, naik dari Rp6,4 triliun pada 2018 menjadi Rp11,1 triliun pada 2019. Hasilnya, laba operasi dari segmen ini berhasil untuk mencatat pertumbuhan 48,8% YoY, melonjak dari Rp96,8 miliar pada 2018 menjadi Rp144,1 miliar pada 2019. (end/as)