HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA

HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA

HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA

HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA

HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA
HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA
HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

HALONI JANE HARI INI RESMI MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA

IQPlus, (8/2) - Hari ini, PT Haloni jane Tbk memulai debutnya di Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan kode perdagangan HALO, mencatatkan 5,65 miliar saham yang mewakili 100% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Sebelum mencatatkan sahamnya, HALO melakukan Penawaran Umum Perdana Saham kepada publik dari 1 Februari hingga 6 Februari 2023 sebanyak 1,13 miliar saham baru yang mewakili 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Periode penawaran umum ditutup pada 6 Februari 2023 dan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 101,6x.

PT Haloni Jane Tbk merupakan salah satu perusahaan terkemuka yang memproduksi sarung tangan karet lateks sekali pakai, merupakan produk medis esensial yang digunakan di rumah sakit dan layanan kesehatan umum lainnya, di samping industri makanan dan industri lainnya edi mana kebersihan dan perlindungan pribadi merupakan hal yang sangat penting.

Laba Perseroan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp 93,9 miliar dengan pendapatan penjualan sebesar Rp 455,1 miliar.

PT Haloni Jane Tbk memiliki keunggulan kompetitif yaitu:

. Telah memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat untuk seluruh jajaran produknya, sehingga Perseroan memiliki akses tanpa batas ke salah satu pasar perawatan kesehatan terbesar di dunia.

. Memiliki akses langsung ke kapasitas pemrosesan lateks segar dari perkebunan karet di Sumatera Selatan yang dikelola oleh Shamrock Group, sehingga Perseroan dapat memaksimalkan kualitas produk serta meminimalkan risiko ketersediaan pasokan bahan baku.

Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, berdampak pada kesadaran akan semakin pentingnya kebersihan, telah menyesuaikan seluruh sektor APD (Alat Pelindung Diri) secara menyeluruh dan khususnya dalam penggunaan sarung tangan sekali pakai ke tingkat yang lebih tinggi.

Direktur Utama PT Haloni Jane Tbk, Louis Hans Laurence dalam siaran pers (8/2) menyampaikan, "Kami sangat senang melihat antusiasme investor atas IPO Perseroan. Sebelum go public kami sudah melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi sebesar 40% pada tahun 2022 menjadi lebih dari 1.200 juta sarung tangan per tahun.

Dana hasil penawaran umum ini akan digunakan untuk modal kerja yang akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk ekspansi dan meningkatkan penjualan ke pasar di luar negeri dan domestik." (end)