IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

IFISHDECO SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

IQPlus, (6/1) - PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dalam kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan.

Dalam keterangan tertulisnya Muhammad Ishaq Direktur IFSH Kamis (5/1) menuturkan bahwa Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham Perseroan dengan anggaran sebesar Rp200 miliar yang tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor atau sebanyak 425 juta lembar saham. Perseroan.

Buyback akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku dan akan dilaksanakan selama periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 6 Januari 2023 hingga 5 April 2023 serta akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

"IFSH meyakini bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup memadai untuk melaksanakan buyback bersamaan dengan kegiatan usaha,"tuturnya.

Aksi korporasi dilakukan dengan sumber dana berasal dari kas internal Perseroan selanjutnya ekuitas dan aset Perseroan akan menurun namun dampak terhadap operasional tidak material sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan.

Pelaksanaan buyback tidak akan menurunkan pendapatan Perseroan dan dapat menstabilkan harga saham dalam kondisi pasar yang fluktuatif selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental.

Muhammad Ishaq menambahkan bahwa Pelaksanaan aksi korporasi ini juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal. (end)