IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN

IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN

IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN

IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN

IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN
IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN
IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

IPO MENN : ALPHA STOCK EMITEN IOT KELAS DUNIA, BIDIK PERTUMBUHAN 1 JUTA PELANGGAN

IQPlus, (18/4) - PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), perusahaan yang bergerak di bidang teknologi digital penyedia solusi informasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk pengembangan transportasi dan logistik tengah bersiap melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Aksi korporasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat permodalan dan pengembangan bisnis dalam rangka mendukung perekonomian nasional.

Saat ini, teknologi IoT semakin banyak digunakan baik di skala rumah tangga hingga industri di Indonesia. IoT adalah konsep teknologi seperti sensor dan software agar bisa bertukar data dengan perangkat serta sistem lain melalui jaringan internet. PT Menn Teknologi Indonesia Tbk hadir sebagai salah satu provider IoT di Indonesia dengan tujuan memberikan solusi digital bagi bisnis industri agar menjadi lebih optimal.

IoT dari MENN menggabungkan komponen terbaik di kelasnya untuk memberikan solusi kelas dunia. MENN selalu mengedepankan produk dengan IoT generasi terbaru dengan proses operasional yang sederhana.

MENN menggunakan software yang dinamakan "Mennconnect". Software ini menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak, menyatukan berbagai fitur seperti kemudahan aktivasi, layanan pemeliharaan lengkap, diagnosa data, pelaporan hasil analisa dan tagihan.

Direktur Utama PT Menn Teknologi Indonesia Tbk, Michael Halim Mulyanto menargetkan setelah hajatan IPO, MENN dapat melebarkan sayap ke kawasan-kawasan industri besar berfokus erat untuk kenaikan laba Perseroan. .Kalau untuk core business fleet management and Menconnect kami akan membesarkan pangsa pasar dengan target langganan 1 juta kendaraan operasional, Secara overall kami targetkan laba bersih meningkat jauh di tahun ini," kata Michael.

Sebagai gambaran, bisnis Smart IoT Digital Solution yang dijalankan MENN sudah terdapat banyak contoh suksesnya di luar negeri. Seperti beberapa perusahaan asal Amerika yakni Fleetmatics dan Samsara Inc yang sahamnya diperdagangkan di New York Stock Exchange.

Dimana Fleetmatics telah di akuisisi oleh Verizon US$2,4 milliar dan Samsara telah menjadi unicorn di Amerika Serikat, saat IPO valuasi perusahaannya sudah mencapai US$ 9,96 miliar.

Perusahaan sejenis MENN dari India yakni LocoNav mendapat suntikan pendanaan seri B sebesar US$ 37 juta pada Juni 2021 di mana salah satu investornya adalah Sequoia Capital.

Dua contoh perusahaan di atas bisa menjadi benchmarking bisnis MENN di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa sektor bisnis ini sangat menjanjikan. Sehingga bisnis MENN ini sangat prospektif di tahun-tahun mendatang.

Optimisme perseroan untuk menapaki jejak kesuksesan yang sama dengan perusahaan sejenis bukan tanpa alasan, sebab meskipun termasuk dalam perusahaan berukuran kecil, namun perseroan menyasar industri yang tepat dan siap menguasainya dengan fundamental bisnis yang kuat dan pertumbuhan yang tinggi dalam jangka panjang.

Peluang besar sektor logistik Indonesia didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik akibat peningkatan konsumsi termasuk transaksi e-commerce yang tentu saja akan mendorong jutaan kendaraan angkutan komersial baru setiap tahunnya dan terus berkembang.

Ditambah juga dengan peraturan Permenhub no. 60 Tahun 2019 dan PERDIRJEN Perhubungan Darat 2018/2019 yang mengharuskan setiap kendaraan operasional yang jalan memiliki GPS Tracker. (end)