JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI

JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI

JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI

JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI

JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI
JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI
JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

JALIN KERJASAMA STRATEGIS, INTILAND & MITBANA KEMBANGKAN KAWASAN TALAGA BESTARI

IQPlus, (19/8) - Untuk meningkatkan kinerjanya, PT Intiland Development Tbk melakukan kerjasama strategis dengan Mitbana Urban Development Fund (Mitbana). Kerjasama ini dimaksudkan untuk pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) terpadu seluas 51 hektare di Talaga Bestari, Tangerang.

Kerjasama strategis ini diwujudkan dengan pembentukan perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development (IMD) yang dilakukan Perseroan melalui salah satu anak perusahaan PT Sinar Puspa Persada. Kerjasama joint venture ini berlaku efektif sejak 5 Agustus 2022.

Dalam perusahaan joint venture ini, Mitbana memiliki 70 persen saham dan akan menyediakan dukungan teknis untuk pembuatan rencana induk, desain perkotaan dan infrastruktur untuk pengembangan baru kawasan Talaga Bestari.

Joseph Ueda, Presiden Direktur & Chief Operating Officer Mitbana mengatakan, Mitbana akan memanfaatkan pengalaman Mitsubishi Corporation dalam pengembangan perkotaan. Selain itu juga keahlian teknis dalam perencanaan dan desain perkotaan seperti di Jepang dan Singapura.

Mitbana telah menyiapkan desain dan fitur-fitur pengembangan berkelanjutan, termasuk penyediaan area hijau dan central park, jalur pedestrian dan sepeda yang akan terhubung dengan area-area hijau di seluruh kawasan pengembangan.

"Bersama Intiland, kami ingin menciptakan pembangunan berkelanjutan terdepan di Talaga Bestari dan mendorong pembangunan komunitas sosial yang inklusif," kata Joseph Ueda, belum lama ini.

Sementara itu, Permadi Indra Yoga Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, pengembangan kawasan Talaga Bestari memiliki prospek sangat baik seiring semakin lengkapnya pengembangan infrastruktur jalan. Sehingga konektivitas dan aksesibilitas ke berbagai tujuan di Jakarta maupun Tangerang semakin mudah.

Apalagi kawasan Talaga Bestari juga memiliki lokasi sangat strategis ditopang akses jalan tol Jakarta-Merak serta pintu tol Balaraja Timur yang memudahkan akses dari dan menuju Jakarta atau Tangerang, termasuk akses langsung menunju kawasan pusat bisnis di Jakarta.

"Joint venture ini memiliki nilai strategis bagi Intiland dan pengembangan Talaga Bestari jangka panjang. Kemitraan dengan Mitbana menjadi strategi untuk pengembangan properti di masa depan," kata Permadi Indra, Kamis (18/8).

Dijelaskan, kawasan Talaga Bestari dikembangkan diatas lahan 270 hektare di Tangerang. Saat ini berkembang pesat dan menjadi kawasan sub-urban. Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas seperti fitness center, club house, sekolah terpadu, pusat kuliner, ritel dan fasilitas hiburan.

Pengembangan baru kawasan Talaga Bestari terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama pengembangan township seluas 40 hektare yang meliputi perumahan, ritel, food & beverage, dan fasilitas club house baru untuk penghuni.

Tahap kedua menempati lahan seluas 11 hektare untuk pengembangan area TOD yang dilengkapi dengan apartemen, ritel dan komersial terpadu yang teritegrasi dengan berbagai fasilitas suttle bus dan stasiun Mass-Rapid Transport (MRT).

Pengembangan seluas 40 hektare rencananya dimulai dari pembangunan tahap I di lahan seluas 3,3 hektare dan dbangun 218 unit rumah. Klaster perumahan ini diperkirakan akan diluncurkan pada pada triwulan keempat tahun ini.

"Intiland akan lebih fokus pada persiapan lahan, pengembangan infrastruktur dan hubungan dengan pihak-pihak utama setempat, serta penanganan proses kontruksi dari pengembangan baru Kawasan ini," pungkas Permadi Indra Yoga. (end/ahd)