JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL

JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL

JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL

JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL

JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL
JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL
JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

JASA MARGA TERUS LAKUKAN PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS JALAN TOL

IQPlus, (11/5) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memutuskan membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp549,38 miliar atau sebesar 20% dari laba bersih tahun buku 2022. Pada 2022 Jasa Marga membukukan laba bersih sebesar Rp2,75 triliun.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani dalam siaran pers (10/5) mengatakan, pertimbangan pembagian dividen tersebut tak lepas dari performa Jasa Marga saat ini yang mulai pulih seiring dengan membaiknya kondisi pasca pandemi COVID-19 sehingga Jasa Marga memiliki kapasitas keuangan yang cukup untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham setelah 2 tahun sebelumnya (2020-2021) tidak ada pembagian dividen.

Jasa Marga juga terus melakukan pengembangan peluang bisnis jalan tol melalui lini bisnis prospektif, salah satunya dengan membangun Travoy Hub, yang merupakan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Pengembangan pertama di Indonesia yang terletak di Taman Mini dan dilakukan oleh anak usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Related Business. Pembangunan Travoy Hub yang terletak di koridor Jalan Tol Jagorawi dapat mengintegrasikan sejumlah transportasi massal di Jakarta antara LRT, bus Transjakarta, JakLingko dan pengguna jalan tol. Selain itu, Travoy Hub juga mengintegrasikan Stasiun LRT Taman Mini dengan pusat bisnis seperti retail, rumah sakit dan tempat rekreasi sehingga menciptakan potensi serapan tenaga kerja serta menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan usaha kreatif.

Perseroan berkomitmen untuk memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan kerja dan mengedepankan penggunaan produk dalam negeri. Dalam mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas jalan tol, di tahun 2022 Jasa Marga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perguruan tinggi Indonesia, yaitu Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia. MoU ini bertujuan untuk mewujudkan pengusahaan jalan tol yang andal, aman dan nyaman, berwawasan lingkungan serta berkelanjutan, serta pengembangan di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Jasa Marga telah merampungkan penataan Jalan Tol Bali Mandara berbasis green environment dan green energy sebagai bentuk dukungan terhadap Presidensi G20 di Indonesia yang berlangsung pada November 2022 lalu. Perseroan bersama PT Bukit Asam Tbk juga telah merampungkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Jalan Tol Bali Mandara hingga menandatangani MoU dengan WIKA Industri Manufaktur tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang menunjukkan komitmen Jasa Marga dalam mendukung penerapan green energy dan net zero emission dalam mewujudkan jalan tol yang berkelanjutan.

Jasa Marga juga terus melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis Creating Shared Value (CSV) di tahun 2022. Di antaranya menyalurkan bantuan untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK) berupa bantuan fasilitas, perlengkapan dan prasarana usaha serta bantuan pembayaran sewa tenant di Rest Area Km 88 B Jalan Tol Cipularang dan Rest Area Km 207 A Jalan Tol Palikanci. Jasa Marga juga berperan sebagai koordinator Satuan Tugas (Satgas) BUMN Provinsi Jawa Barat untuk proses evakuasi dan penyaluran bantuan untuk meringankan dampak dari bencana gempa yang melanda Kabupaten Cianjur.

Berbagai inisiatif Perseroan dalam meningkatkan kinerja di fase pemulihan, di antaranya, dengan berkomitmen menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal jalan tol, mengendalikan beban bunga dengan upaya refinancing, mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol dengan memastikan pinjaman kredit investasi yang tepat guna hingga meningkatkan implementasi teknologi terintegrasi di industri jalan tol dengan berlandaskan semangat inovasi dan transformasi guna mewujudkan visi untuk menjadi perusahaan jalan tol nasional terbesar, terpercaya, dan berkesinambungan. (end)