KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI

KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI

KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI

KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI

KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI
KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI
KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

KARTINI MASA KINI ELNUSA: PEREMPUAN TANGGUH PENJAGA KETAHANAN ENERGI

IQPlus, (21/4) - Perjalanan perempuan Indonesia telah menempuh transformasi panjang sejak masa R.A. Kartini.

Kini, di tengah tantangan industri energi, semangat emansipasi itu hidup dalam sosok-sosok perempuan hebat PT Elnusa Tbk (Elnusa).

Mereka tak sekadar menjadi simbol pemberdayaan, namun telah tampil sebagai garda depan dalam menjaga kelangsungan operasi, mendorong inovasi teknologi, dan memastikan standar keselamatan kerja yang tinggi di seluruh unit bisnis perusahaan.

Di balik rig pengeboran, layar kontrol, hingga ruang rapat strategis, para Kartini Elnusa hadir dan berperan sejajar.

Mereka membuktikan bahwa dunia energi bukan lagi monopoli satu gender.

Justru, keberagaman dan inklusivitas menjadi kunci penting dalam mewujudkan keunggulan dan keberlanjutan perusahaan.

Kartini masa kini tak harus mengenakan kebaya atau menulis surat panjang.

Di Elnusa, para perempuan ini mengenakan helm, sepatu safety, dan menggenggam peta strategi.

Mereka menjelajahi wilayah operasional dengan satu misi besar: menjaga ketahanan energi nasional.

Salah satu sosok inspiratif adalah Mutia Yusri Ristanti, Well Integrity Engineer di PT Sigma Cipta Utama (SCU), anak usaha Elnusa.

Ia memastikan keamanan dan kelangsungan operasi migas melalui pengawasan integritas sumur.

"Semangat Kartini tercermin dalam setiap langkah saya sebagai engineer perempuan. "Saya juga membuktikan bahwa perempuan dapat diandalkan dan berkontribusi secara signifikan di bidang engineering yang selama ini didominasi oleh laki-laki,"ujar Mutia. (end)