KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN

KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN

KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN

KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN

KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN
KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN
KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

KEMBANGKAN PROYEK, INDIKA ENERGY RAIH FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN

IQPlus, (7/3) - PT Indika Energy Tbk. (INDY) dan anak usahanya telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit (Facility Agreement) dengan Perbankan pada tanggal 2 Maret 2023

Adi Pramono Corporate Secretary INDY dalam keterangan tertulisnya Senin (6/3) menyampaikan bahwa INDY dan anak usahanya yaitu PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers dan Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. sebagai para penanggung awal menandatangani perjanjian fasilitas kredit senilai US$250 juta.

Penandantagan perjanjian ini dilakukan INDY dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) , PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) , PT Bank UOB Indonesia, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) .

Adapun Bank BNI, sebagai Agen dan Bank Mandiri sebagai Agen Jaminan, serta Bank Mandiri dan Bank BNI, masin gmasing bertindak sebagai Bank Rekening.

Selain Perjanjian Fasilitas, INDY dan anak usahanya juga menandatangani surat fasilitas, Perjanjian konfirmasi jaminan dan Surat Tambahan untuk perjanjian Antarkreditur

Sebagai informasi, PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. adalah anak-anak perusahaan dari Perseroan yang dimiliki oleh Perseroan sebesar 100% secara langsung dan tidak langsung.

"Fasilitas ini akan dipergunakan untuk pengembangan dan pembangunan Proyek Awak Mas dari PT Masmindo Dwi Area dan dijamin secara pari passu berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Indenture,"tuturnya.

Dalam indenture tersebut dinyatakan untuk Surat Utang Senior 5,875% sebesar US$575 juta dan Surat Utang Senior 8,250% sebesar US$675 juta.

Dalam penuturannya Adi menambahkan bahwa Perolehan fasilitas ini tidak berdampak material, namun akan meningkatkan kinerja Perseroan. (end)