KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN

KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN

KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN

KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN

KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN
KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN
KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

KEMENKOP-BNI PERCEPAT PROGRAM REVITALISASI KUD DAN GAPOKTAN

IQPlus, (7/2) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berkolaborasi meningkatkan kualitas tata kelola koperasi unit desa (KUD) yang saat ini jumlahnya lebih dari 60.000 di Indonesia.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono dalam keterangannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, mengapresiasi komitmen BNI yang mendukung program Kemenkop untuk merevitalisasi KUD dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Indonesia.

Gapoktan akan ditingkatkan statusnya menjadi badan usaha koperasi, agar dapat menjadi penyalur pupuk secara langsung ke petani sehingga dapat mengakselerasi pencapaian target swasembada pangan.

Dalam merevitalisasi KUD dan peningkatan status Gapoktan menjadi koperasi ini, BNI membantu pemenuhan pembiayaan ke notaris sehingga mendapatkan akta badan usaha yang sah sebagai koperasi.

BNI akan menggunakan dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mendukung perubahan status Gapoktan.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan dari BNI karena itu akan sangat membantu secara bertahap Gapoktan menjadi koperasi," kata Ferry dalam Focus Group Discussion (FGD) Kolaborasi Kemenkop dan BNI di Sentul, Bogor, Kamis. (end/ant)