MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM

MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM

MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM

MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM

MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM
MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM
MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

MATAHARI (LPPF) SIAPKAN DANA Rp500 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM

IQPlus, (7/2) - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) bakal menggelar aksi korporasi di pasar modal. Hal itu disampaikan Corporate Secretary and Legal Director LPPF, Miranti Hadisusilo, dalam prospektus ringkasnya, Senin (7/2).

Miranti menuturkan, Perseroan berencana melanjutkan pembelian kembali (buy back) saham LPPF tahun 2022. Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham 2022 akan dilaksanakan paling lama 3 bulan terhitung sejak tanggal Keterbukaan Informasi ini, yaitu paling lambat sampai tanggal 3 Mei 2022.

"Jumlah biaya yang akan dikeluarkan untuk pelaksanaan Pembelian Kembali Saham 2022 adalah maksimal Rp500 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan Pembelian Kembali Saham 2022,"katanya.

Lebih lanjut ia menerangkan, Pembelian Kembali Saham 2022 akan dilakukan atas sebanyak-banyaknya 10% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, atau maksimum sebanyak 262.614.878 lembar saham.

"Perseroan akan membatasi harga maksimal Pembelian Kembali Saham 2022 sebesar Rp 4.700,- per saham,"imbuhnya.

Ia juga berharap, Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham 2022 tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional Perseroan dikarenakan Perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan. Manajemen berkeyakinan bahwa pasar Perseroan saat ini kurang dinilai dan mengharapkan Pembelian Kembali Saham 2022 akan meningkatkan nilai pasar Perseroan.

"Perseroan memperkirakan tidak ada dampak signifikan atas biaya Pembelian Kembali Saham 2022 Perseroan dan tidak ada penurunan pendapatan Perseroan secara signifikan sebagai akibat dari pelaksanaan Pembelian Kembali Saham 2022,"tuturnya. (end)