MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS

MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS

MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS

MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS

MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS
MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS
MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

MEDCOENERGI MANFAATKAN ENERGI SURYA DI OPERASI HULU MIGAS

IQPlus, (19/7) - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mengadopsi panel surya sebagai sumber energi bersih di area operasinya sebagai upaya mengurangi emisi karbon, sekaligus memanfaatkan potensi energi matahari yang besar di Indonesia.

"Dengan demikian, MedcoEnergi secara bertahap telah mengintegrasikan solusi terbarukan ke dalam praktik operasional, mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mendukung upaya global dalam mengatasi perubahan iklim," kata Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi Ronald Gunawan, di Jakarta, Jumat.

MedcoEnergi sebelumnya telah menjalankan operasi dengan mengandalkan energi konvensional, bahan bakar gas dan diesel. Guna mengurangi penggunaan energi tersebut, perusahaan mengadopsi teknologi energi bersih sebagai solusi dalam aktivitas operasi.

Perusahaan juga telah memasang sejumlah sistem panel surya guna memenuhi kebutuhan energi listrik bagi operasional. Dari fasilitas di onshore (darat) hingga instalasi offshore (lepas pantai), panel surya telah menjadi bagian integral dari infrastruktur MedcoEnergi.

Pada fasilitas onshore, panel surya dipasang di lapangan terbuka guna mengoptimalkan penyerapan sinar matahari, serta pada sistem penerangan jalan di area operasi. Sementara, di offshore, instalasi panel surya di anjungan lepas pantai menjadi pilihan utama. Di shorebase, panel surya juga dipasang di atas atap untuk memanfaatkan ruang yang ada.

Ronald mengungkapkan hingga akhir 2023, pemasangan panel surya telah dilakukan di 18 lokasi operasi hulu migas di fasilitas onshore maupun offshore dengan total kapasitas sebesar 422 kWp.

"Pemanfaatan tersebut tidak hanya berhasil mengurangi emisi GRK sebanyak 1.597 ton CO2e per tahun, namun juga mengurangi penggunaan bahan bakar fosil," kata dia. (end/ant)