MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM

MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM

MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM

MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM

MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM
MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM
MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

MENINGKAT 41,4%, BCA AKAN ALOKASIKAN DIVIDEN TUNAI Rp205 PER SAHAM

IQPlus, (17/3) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA/BBCA) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Adapun salah satu hasil dari gelaran RUPST adalah alokasi keuntungan perseroan pada tahun 2022, untuk dividen.

Dalam siaran persenya, Manajemen BCA menyebutkan bahwa sehubungan dengan Laba Bersih Perseroan selama tahun buku 2022 yang sebesar Rp40,7 triliun, RUPST memutuskan penggunaan Laba Bersih Perseroan antara lain untuk dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp205,- per saham, meningkat 41,4% dibandingkan dividen tunai yang dibagikan untuk tahun buku 2021.

Dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim tunai tahun buku 2022 sebesar Rp35,- per saham yang telah dibayarkan oleh Perseroan kepada para pemegang saham pada tanggal 20 Desember 2022, sehingga sisa yang akan dibayarkan Perseroan pada tanggal yang akan ditetapkan oleh Direksi Perseroan adalah sebesar Rp170,- per saham;

"Kami berterima kasih atas kepercayaan nasabah serta dukungan dari seluruh stakeholders, termasuk pemerintah dan otoritas perbankan, sehingga BCA dapat menutup tahun 2022 dengan kinerja yang solid. Meskipun menghadapi ketidakpastian perekonomian global, kami melihat momentum bisnis di Indonesia kembali bertumbuh." kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja.

Hasil keputusan RUPST, termasuk pembagian dividen tunai ini, merupakan komitmen Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham. "Seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang positif, kami optimistis atas prospek bisnis ke depan dan melangkah secara pruden di tahun 2023, sekaligus konsisten mendukung pemulihan ekonomi di berbagai sektor," tegas Jahja Setiaatmadja. (end)