MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021

MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021

MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021

MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021

MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021
MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021
MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

MENINGKAT 46,7%, SILOAM CATAT PENDAPATAN Rp5,9 TRILIUN PER SEPTEMBER 2021

IQPlus, (29/10) - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatat pendapatannya dalam 9M2021 adalah sebesar Rp5,9triliun, meningkat 46,7% dari tahun sebelumnya. Sementara, EBITDA dalam 9M2021 tercatat sebesar Rp1,5 triliun, meningkat 107,2% dari tahun sebelumnya. EBITDA Margin pada 9M2021 meningkat menjadi 26,2% dibanding 9M2020 yang sebesar 18,5%.

Dalam laporan keuangannya disebutkan, Laba Bersih pada 9M2021 adalah sebesar Rp553 miliar, dibandingkan dengan negatif Rp43 miliar pada 9M2020. Untuk posisi kas bersih Siloam meningkat sebanyak Rp65 miliar dan pada akhir 3Q2021 posisi kas bersih Siloam tercatat sebesar Rp973miliar. Arus kas operasional dan arus kas bebas untuk periode ini masingmasing sebesar Rp652miliar and Rp312miliar.

Siloam menunjukan pemulihan pada bisnis base case (non-COVID). Siloam melakukan sekitar 5.800 tindakan operasi di bulan September 2021, hanya lebih rendah 9% dari jumlah tindakan operasi yang dilakukan di masa sebelum COVID pada bulan September 2019. Siloam mencatat 215 ribu kunjungan rawat jalan di bulan September 2021, penurunan sekitar 7% dari masa sebelum COVID pada bulan September 2019.

"Pendapatan dan EBITDA bisnis base case Siloam tercatat paling tinggi pada bulan September dibandingkan bulan lainnya selama tahun 2021. Walau volume pasien rawat jalan menurun dibandingkan dengan masa sebelum COVID, namun konversi dari jumlah pasien rawat jalan ke tindakan operasi lebih tinggi apabila dibandingkan dengan level sebelum COVID,"kata Direktur Utama Siloam, Darjoto Setyawan. (end/as)