NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024

NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024

NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024

NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024

NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024
NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024
NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

NUSANTARA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN Rp293,66 MILIAR HINGGA DESEMBER 2024

IQPlus, (21/4) - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) meraih pendapatan sebesar Rp293,66 miliar hingga periode 31 Desember 2024 turun dari pendapatan sebesar Rp917,62 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban langsung turun menjadi Rp133,62 miliar dari Rp266,34 miliar dan laba bruto turun menjadi Rp160,04 miliar dari laba bruto Rp651,27 miliar.

Laba usaha turun menjadi Rp28,37 miliar dari laba usaha Rp393,16 miliar. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp344,44 miliar dari rugi sebelum pajak Rp166,43 miliar usai tercatatnya laba penyesuaian perubahan ekuitas entitas asosiasi Rp200,99 miliar yang tidak terdapat pada periode sebelumnya.

Sementara itu perseroan juga mencatat bagian laba entitas asosiasi Rp152,78 miliar dari bagian rugi entitas asosiasi Rp79,46 miliar tahun sebelumnya serta adanya penurunan beban keuangan menjadi Rp45,39 miliar dari beban keuangan Rp500,28 miliar.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp323,14 miliar usai mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp233,74 miliar.

Jumlah liabilitas turun menjadi Rp574,81 miliar hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah liabilitas Rp627,74 miliar hingga periode 31 Desember 2023. Jumlah aset meningkat menjadi Rp4,61 triliun hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah aset Rp4,32 triliun hingga periode 31 Desember 2023. (end)