PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE
PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE
PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PANI MINTA RESTU TERBITKAN 8 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

IQPlus, (10/8) - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD II) atau rights issue.

Manajemen PANI dalam prospektus ringkasnya (9/8) menyampaikan bahwa Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 8.000.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Saham baru tersebut akan diterbitkan dari saham portepel Perseroan dan akan dicatatkan di BEI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. I-A. Saham baru tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham Perseroan lainnya yang telah dikeluarkan sebelumnya oleh Perseroan.

Dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan Perseroan untuk melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan perusahaan afiliasi yaitu PT Bumindo Mekar Wibawa, PT Cahaya Inti Sentosa, PT Jaya Indah Sentosa, PT Kemilau Karya Utama, PT Karunia Utama Selaras, PT Sumber Cipta Utama, dan PT Sharindo Matratama.

Manajemen PANI berharap aksi korporasi ini dapat berdampak positif bagi pengembangan bisnis Perseroan, dimana PMTHMETD II ini akan memperkuat struktur permodalan Perseroan, meningkatkan aset Perseroan dan mendukung pertumbuhan pendapatan ke depannya, sehingga dapat meningkatkan imbal hasil investasi bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Aksi korporasi ini akan dilaksanakan setelah diperolehnya dalam persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang akan digelar pada tanggal 15 September 2023. (end)