PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE

PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE

PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE

PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE

PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE
PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE
PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PATOK HARGA Rp100 PER SAHAM, OASA INCAR DANA Rp598,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE

IQPlus, (3/1) - PT Maharaksa Biru Energi Tbk (IDX: OASA) berencana melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. Adapun harga pelaksanaan yang ditetapkan senilai Rp100 per lembar sahamnya.

Dengan demikian, jika OASA menerbitkan maksimum sebanyak 5.988.620.000 lembar saham, maka diperkirakan emiten konstruksi ini berpotensi meraih dana sekitar Rp598,86 miliar.

Dalam prospektus ringkasnya disebutkan bahwa rasio dalam aksi korporasi ini yaitu setiap 10 saham lama akan mendapat 167 HMETD. Kemudian, untuk 1 HMETD dapat dijual atau ditebus menjadi 1 saham OASA dengan harga pelaksanan mulai tanggal 13 -20 Januari 2023. Untuk recording date atau Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan bursa tanggal 11 Januari 2023.

Dana hasil rights issue, rencananya sebesar Rp89 miliar untuk membeli 99,99 persen porsi saham PT Indoplas Makmur Lestari milik Gafur Sulistyo Umar. Kemudian, sebesar Rp69 miliar tersebut akan disetor kepada Indoplas Makmur Lestari. Dan oleh anak usaha baru itu akan disetor kepada PT Indoplas Karya Energi guna biaya FPSA DKi Jakarta.

Dana hasil rights issue yakni sebesar Rp340,5 miliar juga akan disetor ke PT Telesys Indonesia yang akan digunakan sebagai modal kerja dalam pengembangan perdagangan produk Bio Propylene Glycol dan proyek Wood Pellet di Bangka Belitung. Sisanya, sebesar Rp40 miliar untuk membiayai kegiatan operasional proyek pengadaan peralatan dan manajemen sistem di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kemudian, sebesar Rp20 miliar untuk membiayai proyek pengelolaan sampah menjadi energi di Semarang. Selain itu, sebesar Rp9 miliar untuk membeli 1 unit kantor di Kuningan, Jakarta milik Gafur Sulistyo Umar. (end)