PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU

PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU

PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU

PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU

PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU
PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU
PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PEMEGANG SAHAM SETUJUI RENCANA PBRX JAMINKAN ASET GUNA MEMPEROLEH PINJAMAN BARU

IQPlus, (1/2) - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) telah menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin (31/1/2022). Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham merestui rencana penjaminan seluruh atau sebagian besar aset perseroan untuk menerbitkan surat utang, fasilitas sindikasi dan atau fasilitas bilateral yang diberikan oleh pihak lain termasuk bank, perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan atau perusahaan pembiayaan infrastruktur.

"Dalam RUPSLB tadi, mayoritas pemegang saham setuju untuk menjaminkan aset untuk pembiayaan utang," kata Sekretaris Perusahaan PBRX Iswar Deni usai RUPSLB yang di gelar di Graha Niaga, Jakarta, Senin.

Selain itu dalam RUPSLB, kata Deni, perseroan melaporkan telah menggunakan semua dana hasil Penawaran Umum Terbatas III tahun 2014 senilai Rp1,018 triliun. Rincinya, senilai Rp.246.5 miliar digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi melalui entitas anak, yakni PT. Eco Smart Garment Indonesia (ESGI). Untuk diketahui, perseroan memegang 85 persen porsi saham entitas anak usaha.

"Dalam hal ini, Perseroan akan melakukan penambahan penyertaan secara proposional sesuai kepemilikan saham Perseroan pada entitas anak tersebut, untuk pendanaan pabrik-pabrik baru di Jawa Tengah,"tutur Deni. ?

Selebihnya, sebesar Rp 316.6 miliar dialokasikan untuk melakukan investasi di sektor hulu maupun hilir untuk memperluas posisi Perseroan di bidangnya, melalui tambahan penyertaan pada entitas anak. Sementara sisanya senilai Rp449.03 miliar, digunakan untuk meningkatkan modal kerja Perseroan untuk mendukung operasional. (end)