PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022

PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022

PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022

PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022

PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022
PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022
PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PENDAPATAN BERSIH ASTRA GRUP NAIK 34% JADI Rp143,7 TRILIUN DI SEMESTER I 2022

IQPlus, (28/7) - Pendapatan bersih konsolidasian Grup pada semester pertama tahun 2022 sebesar Rp143,7 triliun, meningkat 34% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dan lebih tinggi dibandingkan kinerja sebelum pandemi.

Laba bersih Grup, termasuk keuntungan nilai wajar atas investasi pada GoTo, mencapai Rp18,2 triliun, 106% lebih tinggi dari semester pertama tahun 2021.

"Pada semester pertama tahun 2022, grup Astra (.Grup.) mencatatkan kinerja yang baik pada hampir semua divisi bisnis, didukung oleh membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya harga komoditas secara signifikan.

Kinerja Grup untuk sisa tahun ini diperkirakan akan tetap kuat, meskipun Grup diperkirakan masih akan menghadapi situasi yang belum stabil dan diliputi ketidakpastian,"tutur Djony Bunarto Tjondro Presiden Direktur dalam siaran pers Kamis (28/7).

Jika tidak memperhitungkan keuntungan yang belum direalisasikan tersebut, laba bersih Grup meningkat sebesar 64% menjadi Rp14,5 triliun, mencerminkan kinerja yang kuat dari hampir semua divisi bisnis, terutama divisi alat berat dan pertambangan, otomotif dan jasa keuangan Grup.

Nilai aset bersih per saham pada 30 Juni 2022 sebesar Rp4.541, meningkat 7% dibandingkan pada 31 Desember 2021.

Kas bersih, tidak termasuk anak perusahaan jasa keuangan Grup, mencapai Rp33,6 triliun pada 30 Juni 2022, dibandingkan Rp30,7 triliun pada akhir tahun 2021. Utang bersih anak perusahaan jasa keuangan Grup mencapai Rp35,9 triliun pada 30 Juni 2022 dibandingkan Rp39,2 triliun pada akhir tahun 2021.

Otomotif

Laba bersih divisi otomotif Grup meningkat 29% menjadi Rp4,3 triliun, mencerminkan volume penjualan yang lebih tinggi.

Jasa Keuangan

Laba bersih divisi jasa keuangan Grup meningkat 36% menjadi Rp2,9 triliun selama semester pertama 2022, disebabkan oleh peningkatan kontribusi dari bisnis pembiayaan konsumen.

Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi

Laba bersih divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi Grup meningkat 131% menjadi Rp6,2 triliun, terutama disebabkan peningkatan kontribusi dari penjualan alat berat, kontraktor penambangan dan pertambangan batu bara, yang seluruhnya diuntungkan oleh harga batu bara yang lebih tinggi. Namun, kebijakan larangan ekspor batu bara sementara pada bulan Januari mengakibatkan berkurangnya volume produksi batu bara.

Agribisnis

Laba bersih divisi agribisnis Grup meningkat 25% menjadi Rp645 miliar, terutama disebabkan harga minyak kelapa sawit yang lebih tinggi.

Infrastruktur dan Logistik

Divisi infrastruktur dan logistik Grup mencatat peningkatan laba bersih dari Rp91 miliar pada periode yang sama pada tahun 2021, menjadi sebesar Rp353 miliar, terutama disebabkan peningkatan kinerja dari bisnis jalan tol.

Teknologi Informasi

Divisi teknologi informasi Grup, diwakili oleh PT Astra Graphia Tbk, yang 76,9% sahamnya dimiliki Perseroan, mencatatkan laba bersih yang lebih tinggi yaitu sebesar Rp24 miliar, dibandingkan dengan Rp14 miliar pada periode yang sama tahun lalu, terutama disebabkan oleh peningkatan marjin usaha, walaupun terdapat penurunan pendapatan pada bisnis layanan kantor.

Properti

Divisi Properti Grup melaporkan penurunan laba bersih sebesar 12% menjadi Rp73 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terutama karena laba bersih yang lebih rendah dari Anandamaya Residences yang berasal dari beberapa unit terakhir yang tersisa. (end)