PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022

PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022

PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022

PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022

PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022
PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022
PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PENDAPATAN NAIK 28,1% DI KUARTAL III, IMPC OPTIMIS KINERJA MAMPU LAMPUI TARGET 2022

IQPlus, (7/11) - PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) merilis laporan keuangan sembilan bulan tahun 2022 dan terus mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid.

Sembilan bulan pertama tahun 2022, Perseroan membukukan Pendapatan senilai Rp2 Triliun, meningkat 28,1% dari sembilan bulan tahun 2021 yang sebesar Rp1,6 Triliun. Kenaikan penjualan berasal dari pertumbuhan volume penjualan produk atap Polikarbonat dan atap Alderon yang didukung oleh strategi marketing campaign yang agresif sehingga memampukan Perseroan untuk mengambil pangsa pasar kompetitor.

Laba Bersih Perseroan pada sembilan bulan tahun 2022 juga bertumbuh sebanyak 30,3% dari Rp158 Miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp206 Miliar. Nilai Laba Bersih sembilan bulan Perseroan hampir mencerminkan realisasi setahun penuh 2021. Maka dari itu, Manajemen optimis Perseroan mampu melampaui target 2022 yang ditentukan, yakni target Pendapatan senilai Rp2,6 Triliun dan target Laba Bersih sebesar Rp260 Miliar.

Peluncuran Produk Plafon uPVC dan Rencana Ekspansi ke Depan Pada awal bulan September lalu, Perseroan telah mulai memproduksi plafon uPVC yang dipasarkan dengan merek Alderon dan Adaron. Sebelumnya, Perseroan telah menempatkan mesin dengan kapasitas 3,000 ton/tahun di pabrik Perseroan di Gaharu, Cikarang Selatan, Jawa Barat dan sudah terutilisasi penuh pada bulan pertama produksi. Perseroan juga berencana untuk menggandakan kapasitas mesin plafon uPVC pada kuartal II tahun 2023 mendatang yang akan ditempatkan di pabrik Perseroan di Gaharu. Rencana ekspansi ini merupakan kelanjutan dari rencana bertahap yang dicanangkan pada Paparan Publik Tahunan 2022.

Direktur Utama Perseroan, Haryanto Tjiptodihardjo, menambahkan, "Pasar menerima baik produk plafon kami. Kami meluncurkan dua merek sekaligus untuk menjangkau seluruh segmen pasar di Indonesia. Kami berencana untuk menambahkan mesin lagi di pabrik baru kami yang akan berlokasi di KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang), Jawa Tengah di tahap ketiga. Pabrik baru kami diperkirakan dapat mulai beroperasi pada kuartal IV tahun 2023."

Rencana Perseroan untuk meningkatkan kapasitas pabrik tidak berhenti sampai di situ. Perseroan juga akan menambahkan kapasitas mesin Atap uPVC di Rungkut, Jawa Timur berkisar 25% sebelum akhir tahun 2022. Adapun Manajemen memutuskan hal ini atas dasar permintaan pasar.

Sebagai informasi tambahan, Margin Laba Usaha meningkat dari 16,4% di tahun sebelumnya menjadi 16,8%. EBITDA Perseroan 9M22 bertumbuh 27,6% menjadi Rp418 Miliar dari Rp328 Miliar di 9M21. Rasio EBITDA terhadap Bunga mengalami peningkatan dari 8,8x di 9M21 menjadi 12,8x di 9M22. (end)