PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023

PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023

PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023

PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023

PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023
PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023
PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PENJUALAN LAHAN INDUSTRI MENINGKAT, SSIA SIAP LANJUTKAN KINERJA POSITIF PADA 2023

IQPlus, (8/6) - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyampaikan perseroan berkomitmen untuk memperkuat serta melanjutkan kinerja positif yang telah dicapai pada tahu 2023.

"Perseroan masih optimistis menghadapi 2023, dimana kinerja positif Perseroan akan terus belanjut hingga akhir tahun." kata Presiden Direktur SSIA Johannes Suriadjaja, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Kamis (8/6).

Johannes Suriadjaja menuturkan, pada tahun ini SSIA menargetkan penjualan lahan industri 20 hektare (ha) di Karawang. Sementara tren kenaikan perjualan lahan industri telah menunjukkan pertumbuhan pada kuartal I 2023 ini. Di mana hingga kuartal I-2023, permintaan lahan untuk wilayah Karawang dan Subang meningkat signifikan.

"Kemudian, di segmen perhotelan dan hospitality, pada 2023 Perseroan optimistis kinerja akan lebih baik karena tingkat kunjungan dari domestik dan asing secara substansial meningkat di kuartal I-2023. Hal ini turut didukung oleh kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah dilaksanakan pemerintah untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi paska pandemi," katanya.

Sebagai informasi sepanjang tahun 2022, SSIA membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp3.614,9 miliar. Pendapatan ini mengalami peningkatan sekitar 53,6% dari Rp2.352,9 miliar yang dibukukan di FY21. Peningkatan ini didorong terutama oleh pemulihan yang kuat pada pendapatan konstruksi dan perhotelan, yang masing-masing meningkat sebesar 47,5% (Rp790,7 miliar) dan 211,2% (Rp403,8 miliar). Pendapatan dalam segmen bisnis properti SSIA meningkat sekitar 19,7% (Rp102,7 miliar). (end)