PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR

PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR

PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR

PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR

PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR
PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR
PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PERINTIS TRINITY BAKAL GELAR RIGHTS ISSUE SENILAI Rp133 MILIAR

IQPlus, (19/10) - PT Perintis Trinity Tbk. (TRIN) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) I atau rights issue.

Manajemen TRIN dalam keterangan tertulisnya Selasa (18/10) menuturkan bahwa dalam gelaran rights issue kali ini Perseroan berencana akan menerbitkan sebanyak 147.795.558 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Setiap pemegang 30 Saham lama mempunyai 1 HMETD dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk untuk membeli 1 Saham Baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp900 per saham dengan total dana yang akan diperoleh sebesar Rp133,01 miliar.

Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut telah diperhitungkan berdasarkan keperluan dana Perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD. Perseroan juga akan menerbitkan Waran Seri II sebanyak-banyaknya 147.795.558 Waran.

Dalam pelaksanaan rights issue kali ini, PT Kunci Daud Indonesia (KDI) dan PT Intan Investama Internasional (III) selaku Pemegang Saham Utama Perseroan telah menyatakan akan mengalihkan sebagian haknya dalam rights issue kepada Muhammad Kemal Dinata, Drs. Mawardi, Paryan, Jumino, Nadya Raisya Setia Murti, dan PT Manggarai Anugerah Semesta.

Pihak-pihak tersebut akan mengambil sebagian hak KDI dan III dengan cara pembayaran dalam bentuk lain selain uang (Inbreng). Jumlah HMETD yang dialihkan oleh KDI dan III masing-masing sebesar 52.525.082 dan 43.743.807 lembar saham.

Selanjutnya sisa HMETD KDI sebanyak 7.608.251 Saham Baru dan sisa HMETD III sebanyak 5.456.193 Saham baru yang tidak dialihkan akan dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau pemegang bukti HMETD yang memesan saham tambahan.

Sampai dengan Keterbukaan Informasi ini diterbitkan, jumlah Waran Seri I Perseroan yang masih dan akan beredar adalah sebanyak-banyaknya 228.390.895 Waran Seri I.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, akan digunakan oleh Perseroan sebesar Rp43,1 miliar akan digunakan untuk pengambilalihan aset berupa tanah di Labuan Bajo seluas 193.400m2 yang dimiliki oleh PT Manggarai Anugerah Semesta (MAS).

Selanjutnya sebesar Rp43.5 miliar akan digunakan untuk pengambilalihan aset berupa tanah di Lampung seluas 93.018m2 yang dimiliki oleh Muhammad Kemal Dinata, Nadya Raisya Setia Murti, Drs. Mawardi, Paryan, dan Jumino dengan cara setoran modal dalam bentuk selain uang oleh Drs. Mawardi sejumlah 2.297.707 saham, Paryan sejumlah 1.275.232 saham dan Jumino sejumlah 1.059.920 saham, Muhammad Kemal Dinata sejumlah 9.231.394 saham dan Nadya Raisya Setia Murti sejumlah 34.512.413 saham dimana total keseluruhan berjumlah 48.376.666 Saham. Tanah tersebut akan dibangun kawasan properti dengan konsep "Modern Business Park".

Adapun sebesar Rp28,6 miliar akan digunakan untuk pembayaran utang jangka panjang kepada pihak-pihak terafiliasi yaitu Septian Starlin, Johanes L Andayaprana, Chandra, DR. Ir. Matius Jusuf, MM, MBA, dan Ishak Chandra.

Untuk melancarkan aksi korporasi ini TRIN akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum pemegang saham luar biasa yang akan digelar pada tanggal 20 Oktober 2022. (end)