PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM

PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM

PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM

PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM

PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM
PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM
PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PERKUAT MODAL, BANK J TRUST AKAN GELAR RIGHTS ISSUE 10 MILIAR SAHAM

IQPlus, (27/01) - PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC) akan melakukan penawaran umum terbatas dalam rangka penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PHMETD ) atau rights issue.

Dalam prospektus ringkasnya Manajemen BCIC Rabu (25/1) menuturkan bahwa Perseroan bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 10.000.000.000 saham Seri C dengan nilai nominal Rp100 per saham yang akan ditawarkan melalui PMHMETD dengan harga yang akan ditetapkan dan diumumkan kemudian.

Dalam aksi korporas ini, BCIC telah mendapat dukungan dari Pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 74,16 % yaitu J Trust Co., Ltd., Jepang senilai Rp 1.001.860.000.000yang telah dicatat sebagai Dana Setoran Modal per 31 Desember 2022.

BCIC akan menggelar rights issue tidak lebih dari 12 bulan antara tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran.

"BCIC merencanakan menggunakan dana hasil rights issue ini setelah dikurangi dengan biaya emisi untuk memperkuat stuktur permodalan untuk mengukuhkan pemenuhan ketentuan tentang modal inti minimum Bank,"tutur Manajemen BCIC.

Bila terdapat pelaksanaan HMETD dari Pemegang Saham lainnya setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan untuk memperkuat modal kerja dalam rangka pengembangan usaha Perseroan melalui pemberian kredit.

Untuk melancarkan aksi korporasi ini, BCIC akan meminta persetujuan para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada tanggal 3 Maret 2023. (end)