PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN

PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN

PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN

PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN

PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN
PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN
PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PGN TERAPKAN ESG UNTUK BISNIS BERKELANJUTAN

IQPlus, (27/10) - Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT PGN Tbk berkomitmen menerapkan operasi perusahaan, yang berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) untuk pengelolaan bisnis yang berkelanjutan.

Upaya tersebut termasuk terus mengelola dan menurunkan emisi karbon atau efek gas rumah kaca (GRK) melalui penurunan pemanfaatan energi tak terbarukan, penurunan emisi karbon, dan pengelolaan limbah dalam kegiatan operasional perusahaan.

Corporate Secretary PT PGN Tbk Rachmat Hutama dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menyebutkan upaya PGN dalam melakukan penghematan energi berjalan efektif beberapa tahun terakhir.

Menurut dia, pengurangan konsumsi energi selama 2021 mencapai 25.358,20 GJ, sementara pengurangan konsumsi sumber energi tidak terbarukan juga terus menurun dalam tiga tahun yakni 638.062,489 GJ pada 2021, 803.590,805 GJ pada 2020, dan 831.998,822 GJ pada 2019.

PGN juga secara konsisten melakukan pengurangan intensitas emisi GRK yakni sebesar 40,21 (ton CO2eq/MMSCFD) pada 2021, 58,78 (ton CO2eq/MMSCFD) pada 2020, dan 51,90 (ton CO2eq/MMSCFD) pada 2019. Serta, penurunan limbah B3 yang dihasilkan yakni 12.678 ton pada 2021, 13.404 ton pada 2020, dan 13.760 ton pada 2019.

"PGN sudah menerbitkan laporan keberlanjutan selama 12 tahun berturut-turut. Laporan keberlanjutan memuat informasi nonfinansial dari seluruh fungsi perusahaan seperti kinerja operasional yang telah dijalankan. Termasuk, kegiatan-kegiatan PGN untuk melaksanakan komitmen ESG dalam menjalin hubungan bisnis dan ekonomi yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi PGN maupun di wilayah lainnya," jelas Rachmat. (end/ant)