PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK

PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK

PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK

PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK

PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK
PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK
PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

PRDA BERI BANTUAN PEMERIKSAAN ANTI SARS COV-2 KEPADA PELAYAN PUBLIK

IQPlus, (17/03) - PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) memberikan bantuan pemeriksaan COVID-19 kepada lebih dari 3.800 orang pelayan publik yang berada di wilayah DKI Jakarta, Lampung dan Pangkal Pinang pada tanggal 22-27 Februari 2021. Bantuan pemeriksaan COVID-19 tersebut terdiri dari Pemeriksaan Anti-SARS-CoV-2 (Kualitatif) dan Pemeriksaan Anti-SARS-CoV-2 Kuantitatif (S-RBD), yang diberikan kepada sekitar 85 instansi diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Media, Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kelurahan dan Kecamatan, dan instansi publik lainnya.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyatakan bahwa "Sejalan dengan komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam menangani pandemi COVID-19 sekaligus sebagai bentuk apresiasi kami terhadap Penanganan Pandemi COVID-19 oleh Pelayan Publik, kami memberikan bantuan pemeriksaan COVID-19 bagi para Pelayan Publik yang berada di sekitar wilayah operasional Prodia. Pemberian bantuan ini diberikan kepada Pelayan Publik baik mereka yang belum menerima Vaksinasi COVID-19, sudah menerima Vaksinasi COVID-19 (dosis pertama maupun dosis kedua), penyintas COVID-19, penyintas COVID-19 yang telah menerima Vaksinasi COVID-19 dosis pertama, serta penyintas COVID-19 yang telah menerima Vaksinasi COVID-18 dosis kedua.

"Bagi mereka yang memiliki hasil Pemeriksaan Anti-SARS-CoV-2 (Kualitatif) reaktif, maka akan dilanjutkan dengan Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kuantitatif (S-RBD) untuk mengukur titer antibodi terhadap virus penyebab COVID-19. Kami berharap bantuan pemeriksaan ini dapat bermanfaat bagi Pelayan Publik untuk mengetahui kondisi kesehatannya dan mengambil tindakan yang diperlukan lebih lanjut terkait kondisinya tersebut," tutur Dewi pada Analyst Meeting di Jakarta (16/3).

Program pemberian bantuan ini juga didukung oleh Roche Diagnostics Indonesia. Country Manager Roche Diagnostics Indonesia Ahmed Hassan mengatakan, .Kami sangat bangga dan bersyukur atas kemitraan yang telah terjalin melampaui bisnis dengan Prodia untuk memastikan kami terus memberikan dampak yang lebih besar bagi Indonesia. Kemitraan ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung keberhasilan program vaksinasi Indonesia yang sejalan dengan dukungan berkelanjutan kami untuk membantu Indonesia memerangi pandemi COVID-19 dan menuju Indonesia yang lebih sehat lewat solusi pengujian kami".

Terdapat 25 cabang Prodia di wilayah DKI Jakarta, Lampung, dan Pangkal Pinang yang terlibat dalam program CSR ini diantaranya Prodia Cabang Cideng, Kramat, Bogor, Lampung, Cibubur, Depok, Pangkal Pinang, Kebayoran, Kelapa Gading, Kampung Melayu, Harapan Indah, Arteri, Bumi Serpong Damai, Kedoya, Pasar Minggu, Bona Indah, Gading Serpong, Sunter, Puri Indah, Bintaro, Tangerang, Serang, Bekasi, Jatiwaringin, dan Metro Lampung.

Cabang Cideng menjadi cabang Prodia yang melayani jumlah Pemeriksaan COVID-19 bagi Pelayan Publik terbesar dengan total 486 orang, dilanjutkan dengan cabang Kramat sebanyak 347 orang, dan cabang Bogor sebanyak 237 orang.

Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kualitatif digunakan untuk mengetahui status antibodi terhadap infeksi SARS COV-2. Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 kualitatif ini dapat membantu memperluas kapasitas pengujian untuk memenuhi kebutuhan medis dan kesehatan masyarakat yang paling mendesak. Sedangkan, Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kuantitatif (S-RBD) berfungsi sebagai baseline kuantitatif antibodi terhadap SARS COV-2 untuk mengevaluasi respons imun individu terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga memungkinkan dokter menilai perubahan relatif respons imun individu terhadap virus dari waktu ke waktu dalam bentuk numerik.

Bagi Pelayan Publik dengan hasil pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kualitatif yang reaktif, maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan titer antibodinya untuk mengetahui respons imunitas tubuhnya terhadap virus COVID-19.

Dari total jumlah Pelayan Publik yang menerima bantuan pemeriksaan COVID-19 ini, sekitar 27% mendapatkan hasil reaktif dan dilanjutkan ke Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kuantitatif (S-RBD) untuk melihat jumlah titer antibodinya. .Kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan dukungan Prodia dalam percepatan pemutusan mata rantai penularan COVID-19,. tutur Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Sabdo Kurnianto, M.Si dalam surat resmi yang disampaikan kepada Prodia tanggal 4 Maret 2021.

Prodia terus berkontribusi terhadap penanganan pandemi COVID-19. Perseroan mulai melakukan pemeriksaan SARS-CoV-2 RNA (PCR COVID-19) sejak awal Mei 2020 dan bergabung menjadi bagian dari jejaring Laboratorium Resmi Rujukan Nasional Pemeriksaan RT-PCR COVID-19 di Indonesia pada bulan yang sama.

Pada bulan Juli 2020, Perseroan menggunakan alat otomatis PerkinElmer untuk pemeriksaan PCR COVID-19 di Laboratorium Pusat Rujukan Nasional dan Laboratorium Rujukan Regional Prodia di Surabaya, Makassar dan Medan. Perseroan terus memperbesar kapasitas pemeriksaan PCR COVID-19 hingga lebih dari 2.000 tes/hari dengan menambahkan alat otomatis Cobas 6800 di Laboratorium Pusat Rujukan Nasional (PRN) Prodia, Jakarta. Saat ini, Prodia adalah laboratorium kesehatan swasta pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan alat otomatis penuh Cobas 6800 System.(end)