SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA

SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA

SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA

SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA

SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA
SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA
SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

SAHAMNYA NAIK SIGNIFIKAN, MANAJEMEN IPPE TAK KETAHUI PENYEBABNYA

IQPlus, (14/6) - Manajemen PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) mengaku bahwa perseroan tidak mengetahui terkait volatilitas transaksi sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu disampaikan Direktur IPPE, Kemas Najiburrahman Awali, dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Diketahui pada tanggal 9 Juni 2022, telah terjadi peningkatan aktivitas dan harga saham IPPE. Aktivitas transaksi saham IPPE tersebut meningkat menjadi sebanyak 280.356.000 saham dengan frekuensi 23.447 kali dibandingkan hari bursa sebelumnya sebanyak 18.957.400 saham dengan frekuensi 2.495 kali. Alhasil, harga saham IPPE ditutup meningkat sebesar Rp60 atau 25,00% dari harga penutupan sebelumnya pada Rp240 menjadi Rp300.

Terkait hal tersebut, Kemas menegaskan, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.

Selain itu, Perseroan juga tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E: Kewajiban Penyampaian Informasi ketentuan butir point III.2.1. dan IV.2.1. Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Kep00015/BEI/01-2021.

"Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang),"ungkapnya. (end)