SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR

SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR

SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR

SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR

SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR
SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR
SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp525,38 MILIAR

IQPlus, (14/2) ) - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) melakukan Penawaran Obligasi berkelanjutan I tahap III dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp525,38 miliar. Menurut keterangan perseroan Senin (14/2) , Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan I dengan target dana yang dihimpun Rp1 triliun.

Obligasi berkelanjutan I Tahap III tahun 2021 dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp525,38 miliar ini terdiri dari dua seri yakni seri A senilai Rp75 miliar dengan bunga 7,15% dan serta tenor 3 tahun sejak tanggal emisi dan Seri B senilai Rp450,38 miliar dengan tingkat bunga 8,40% dan tenor 5 tahun.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan 3 bulan sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 2 Juni 2022 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 2 Maret 2025 untuk Obligasi Seri A dan 2 Maret 2027 untuk Obligasi Seri B.

Selain obligasi, Sampoerna Agro juga menawarkan sukuk berkelanjutan I tahap III tahun 2022 dengan sisa imbalan sebesar Rp305,11 miliar. Surat ijarah berkelanjutan I ini merupakan bagian dari penawaran umum Surat ijarah berkelanjutan I tahun 2021 dengan target dana yang dihimpun Rp 1 triliun.

Sukuk ini juga diterbitkan dalam dua seri. Seri A ditawarkan dengan sisa imbalan sebesar Rp75 miliar.dengan Cicilan Imbalan Ijarah Rp5,36 miliar per tahun, berjangka waktu 3 tahun sejak Tanggal Emisi dan Seri B Sebesar Rp230,11 miliar dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp19,33 miliar per tahun, berjangka waktu 5 tahun sejak Tanggal Emisi.

Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap triwulan 3 bulan sejak Tanggal Emisi, dimana Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah pertama akan dibayarkan pada tanggal 2 Juni 2022 sedangkan Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus Tanggal Pembayaran Kembali Sisa Sukuk Ijarah akan dibayarkan pada tanggal 2 Maret 2025 untuk Sukuk Ijarah seri A dan tanggal 2 Maret 2027 untuk Sukuk Ijarah Seri B.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan dipergunakan sekitar 34% untuk melakukan pembayaran yang dipercepat atas sebagian pokok utang bank dengan kreditur Indonesia Eximbank dan sekitar 66% untuk melakukan pembayaran sebagian pokok utang bank milik PT Sungai Rangit, entitas anak, dengan kreditu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sedangkan Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah ini, setelah dikurangi dengan biaya Emisi akan dipergunakan sekitar 11% untuk melunasi sisa pokok utang bank milik PT Sungai Rangit, entitas anak, yang telah dibayarkan sebagian melalui penerbitan Obligasi, dengan kreditur: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk serta sekitar 89% untuk melakukan pembayaran yang dipercepat atas sebagian pokok utang bank milik PT Aek Tarum, entitas anak, dengan kreditur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

PT Pemeringkat Efek Indonesia telah memberikan peringkat A (single A ) untuk obligasi dan A (single Minus A Syariah) untuk sukuk yang akan ditawarkan Sampoerna Agro tersebut. Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk tersebut adalah Indo Premier Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Sucor Sekuritas dan PT. Bank Permata Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Perkiraan Masa Penawaran Umum pada tanggal 23-24 Februari 2022, Perkiraan Tanggal Penjatahan pada 25 Februari 2022 sedangkan Tanggal Distribusi Secara Elektronik pada 2 Maret 2022 dan Perkiraan Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia jatuh pada 4 Maret 2022. (end/ar)